Jika Tak Serius, Pansus Orang Hilang Hanya Buang Energi
Selasa, 21/10/2008 08:05 WIB
Jakarta -
Wacana Pansus Orang Hilang DPR memanggil para jenderal dan mantan jenderal dianggap sejumlah orang tidak serius. PKS akan mendukung pansus ini jika serius. Namun jika tidak serius, pansus ini hanya membuang energi.
"Kalau pansus ini untuk manuver politik, untuk pemilu, hanya buang-buang energi," ujar Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddik kepada detikcom, Selasa (21/10/2008).
Mahfudz mengkritik pengaktifan kembali pansus ini karena bertolak belakang dengan kondisi DPR yang sibuk memikirkan Pemilu 2009.
"Banyak anggota Dewan yang menjadi caleg kembali, sehingga mereka sibuk ke daerah dan rapat tidak efektif," ujar Mahfudz.
Menurut Mahfudz, menjelang pemilu memang situasi politik menjadi panas. "Kalau persoalan ini ingin dituntaskan maka tuntaskan setelah pemilu," tandas pria yang juga dikenal sebagai mubaligh ini.
Mahfud tidak mengkhawatirkan apabila pansus ini baru benar-benar bekerja setelah pemilu 2009, karena sebagian wajah lama diyakininya masih menghiasi kursi Dewan.
"Bisa jadi ada orang baru tapi sebagaian juga kan orang-orang lama kembali," ujarnya.
Ketua Pansus Orang Hilang Effendi Simbolon, Jumat 18 Oktober lalu menyatakan, Pansus akan memanggil sejumlah pejabat dan mantan pejabat TNI yang diduga terkait kasus penghilangan paksa.
Mereka yang dipanggil antara lain Presiden SBY, Ketua Umum Hanura Wiranto, capres Gerindra Prabowo Subianto, mantan Pangdam V Jaya Sjafrie Sjamsoeddin yang kini menjadi Sekjen Dephan dan mantan petinggi Kopassus Muchdi Pr.
(ddt/nrl)
"Kalau pansus ini untuk manuver politik, untuk pemilu, hanya buang-buang energi," ujar Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddik kepada detikcom, Selasa (21/10/2008).
Mahfudz mengkritik pengaktifan kembali pansus ini karena bertolak belakang dengan kondisi DPR yang sibuk memikirkan Pemilu 2009.
"Banyak anggota Dewan yang menjadi caleg kembali, sehingga mereka sibuk ke daerah dan rapat tidak efektif," ujar Mahfudz.
Menurut Mahfudz, menjelang pemilu memang situasi politik menjadi panas. "Kalau persoalan ini ingin dituntaskan maka tuntaskan setelah pemilu," tandas pria yang juga dikenal sebagai mubaligh ini.
Mahfud tidak mengkhawatirkan apabila pansus ini baru benar-benar bekerja setelah pemilu 2009, karena sebagian wajah lama diyakininya masih menghiasi kursi Dewan.
"Bisa jadi ada orang baru tapi sebagaian juga kan orang-orang lama kembali," ujarnya.
Ketua Pansus Orang Hilang Effendi Simbolon, Jumat 18 Oktober lalu menyatakan, Pansus akan memanggil sejumlah pejabat dan mantan pejabat TNI yang diduga terkait kasus penghilangan paksa.
Mereka yang dipanggil antara lain Presiden SBY, Ketua Umum Hanura Wiranto, capres Gerindra Prabowo Subianto, mantan Pangdam V Jaya Sjafrie Sjamsoeddin yang kini menjadi Sekjen Dephan dan mantan petinggi Kopassus Muchdi Pr.
(ddt/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
447 Komentar
-
401 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

