Sering Beriklan, Kabinet SBY Dinilai Seperti Pemain Ludruk

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Rabu, 22/10/2008 19:10 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta - Kegemaran beriklan beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu menjadi salah satu kritikan dalam 4 tahun perjalanan pemerintahan SBY-JK. Kegemaran beriklan para pembantu presiden ini dianggap tak ubahnya pemain ludruk.

"Kalau misalnya SBY-JK terpilih kembali, jangan memilih model kabinet seperti sekarang. Model kabinet seperti sekarang ini saya lihat seperti pemain watak, semuanya beriklan kaya pemain ludruk," ujar anggota FPDIP Effendi Simbolon.

Hal itu disampaikan Simbolon dalam diskusi bertajuk '4 Tahun Pemerintahan SBY-JK' di Gedung DPD, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2008).

Menurut Simbolon, para menteri seharusnya bekerja saja tanpa terlalu mengedepankan iklan. Iklan justru akan memperlemah kebijakan politik pemerintah sendiri.

"Ya mereka bekerja sajalah, jangan kemudian berakting kaya artis. Itu sangat melemahkan kebijakan-kebijakan politik yang diambil," ujar Simbolon yang merupakan Ketua Pansus Orang Hilang ini.

Dalam kesempatan itu Simbolon juga mengkritik pembelanjaan APBN dalam pemerintahan SBY-JK yang menurutnya tidak bisa dirasakan signifikan oleh rakyat Indonesia.

"Ada hal yang harus kita sayangkan dengan peningkatan anggaran yang cukup besar, tetapi tidak mampu memberikan nilai signifikan yang bisa kita rasakan bersama," pungkasnya.

(lrn/sho)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel