PKS Diminta Selesaikan Soal Iklan Secara Kekeluargaan

Ken Yunita - detikNews
Jumat, 31/10/2008 09:39 WIB
Jakarta - Iklan politik PKS yang menampilkan beberapa tokoh nasional Islam diprotes ormas Muhammadiyah dan NU. PKS pun diminta menyelesaikan secara kekeluargaan.

"Ini sebenarnya persoalan intern antara PKS dan Nahdiyin. Mereka harus menyelesaikan itu," kata sejarawan Asvi Warman Adam kepada detikcom, Jumat (31/10/2008).

Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Lipi) itu menilai keberatan yang dirasakan NU dan Muhammadiyah wajar. Hal itu karena, kasus ini terkait dengan persaingan politik.

"Kan konstituen NU juga ada di partai-partai lain seperti PKB. Ya mungkin mereka keberatan kalau 'milik mereka' dipakai," katanya.

Namun Aswi mendukung jika pahlawan nasional ditampilkan di dalam iklan-iklan politik. "Itu bisa jadi media untuk menyosialisasikan tokoh nasional dan pahlawan nasional yang tidak dikenal luas," ujarnya.

Sebelumnya, gerakan pemuda Nahdhatul Ulama (NU) mempermasalahkan iklan PKS tersebut. Mereka tidak mau tokoh pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari, ditampilkan dalam iklan PKS. Sementara Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah merasa pemuatan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dalam iklan politik PKS di televisi akan merugikan Muhammadiyah. (ken/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini