Dipulangkan ke Orangtua, Ulfah Nangis Takut Dicemooh Teman
Minggu, 09/11/2008 16:48 WIB
Terkait
Jakarta -
Lutviana Ulfah secara resmi sudah dikembalikan ke orangtuanya. Setelah mengadakan pertemuan beberapa jam, istri kedua Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji itu menangis.
"Terus terang Ulfah menangis karena ketakutan dengan pemberitaan media. Bagaimana kalau sekolah, ketemu dengan teman-teman," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Seto Mulyadi (Kak Seto) kepada detikcom, Minggu (9/11/2008).
Kak Seto mengatakan, Ulfah sudah diserahkan ke orangtuanya Suroso. Karena menikah siri, pengembalian Ulfah tidak mempunyai hukum tetap. Namun karena menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), pernikahan itu sah secara agama. Sehingga tidak bisa cerai karena perceraian dibenci Allah.
"Ini semacam sinkronisasi atau kompromi antara hukum dengan syariat Islam. Caranya dititipkan kepada orangtuanya. Karena secara agama dengan usia yang belia, Ulfah dipandang belum bisa menanggung beban rumah tangga," jelasnya.
Menurut Kak Seto, kebutuhan biologis antara Ulfah dan Syekh Puji ditunda dahulu sampai umur Ulfah mencukupi sesuai UU.
"Sabar menunda. Itu akan memberi beban kepada istri secara medis dan psikologi," imbuhnya.
Di akhir pertemuan, Kak Seto mengusulkan agar Ulfah istirahat ke suatu tempat untuk menenangkan hatinya karena pemberitaan sejumlah media.
"Coba ke suatu tempat bukan di rumah. Tetapi tetap bersama orangtuanya. Ya istirahat. Karena pemberitaan media mengguncang jiwa Ulfah," tandasnya. (gus/nwk)
"Terus terang Ulfah menangis karena ketakutan dengan pemberitaan media. Bagaimana kalau sekolah, ketemu dengan teman-teman," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Seto Mulyadi (Kak Seto) kepada detikcom, Minggu (9/11/2008).
Kak Seto mengatakan, Ulfah sudah diserahkan ke orangtuanya Suroso. Karena menikah siri, pengembalian Ulfah tidak mempunyai hukum tetap. Namun karena menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), pernikahan itu sah secara agama. Sehingga tidak bisa cerai karena perceraian dibenci Allah.
"Ini semacam sinkronisasi atau kompromi antara hukum dengan syariat Islam. Caranya dititipkan kepada orangtuanya. Karena secara agama dengan usia yang belia, Ulfah dipandang belum bisa menanggung beban rumah tangga," jelasnya.
Menurut Kak Seto, kebutuhan biologis antara Ulfah dan Syekh Puji ditunda dahulu sampai umur Ulfah mencukupi sesuai UU.
"Sabar menunda. Itu akan memberi beban kepada istri secara medis dan psikologi," imbuhnya.
Di akhir pertemuan, Kak Seto mengusulkan agar Ulfah istirahat ke suatu tempat untuk menenangkan hatinya karena pemberitaan sejumlah media.
"Coba ke suatu tempat bukan di rumah. Tetapi tetap bersama orangtuanya. Ya istirahat. Karena pemberitaan media mengguncang jiwa Ulfah," tandasnya. (gus/nwk)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 17:58 WIB
12 Tahanan Kabur Berniat Bunuh Anggota Polsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 17:46 WIB
Tak Cerminkan Budaya Lokal, Gapura Mapolres Kukar Diprotes
-
Jumat, 10/02/2012 17:36 WIB
Ini Penjelasan Mendikbud Soal Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1,S2,S3
-
Jumat, 10/02/2012 17:29 WIB
KPK Amankan Barang Bukti dari Ruang Banggar Dalam 'Kotak Hitam'
-
Jumat, 10/02/2012 17:07 WIB
Orang-orang Anas Diisukan Mulai Digeser dari DPP PD
-
Jumat, 10/02/2012 17:07 WIB
Orang-orang Anas Diisukan Mulai Digeser dari DPP PD
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 17:06 WIB
Sudah 460 Orang Tewas Akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Eropa
-
Jumat, 10/02/2012 16:33 WIB
Ini Dia Awal Kisah Komisi III Punya Akses Khusus ke Penjara
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

