Penemuan Kapal di Subang
Berpeti-peti Uang Emas Bak Kapal VOC De Rooswijk
Selasa, 18/11/2008 13:00 WIB
De Rooswijk
Terkait
Jakarta -
Penemuan kapal berisi berpeti-peti emas -- diduga kapal VOC -- di perairan Subang, Jawa Barat, mengingatkan kembali pada penemuan kapal VOC De Rooswijk. De Rooswijk tenggelam dalam pelayaran menuju Indonesia. De Rooswijk membawa harta karun yang tidak ternilai harganya. Jika benar, penemuan kapal di Subang itu tak kalah nilainya dengan De Rooswijk.
Bangkai kapal De Rooswijk ditemukan penyelam amatir pada 2005. De Rooswijk ditemukan dalam kondisi tertutup lumpur dan pasir di dasar laut di dekat Goodwin Sands.
De Rooswijk berlayar menuju Indonesia untuk kedua kalinya. Namun di perairan yang masuk teritorial Inggris itu kapal De Rooswijk diamuk badai, hingga tenggelam, 9 Januari 1740. De Rooswijk mengangkut uang logam emas, perak batangan bercap VOC, keramik, dan peralatan militer.
Senin, 12 Februari 2007, harta karun dari kapal VOC De Rooswijk diserahkan kembali kepada pemerintah Belanda. Dua menteri demisioner Belanda, Menteri Keuangan Gerrit Zalm dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Sains Maria van der Hoeven, menerima harta karun VOC tersebut di Museum Maritim, Vlissingen.
Harta karun yang diserahkan, ya itu tadi, terdiri dari uang logam emas, perak batangan bercap VOC, keramik, dan peralatan militer yang kini usianya memasuki 3 abad.
"Ini semua merupakan benda-benda luar biasa. Mereka merupakan bagian dari puzzel sejarah kita," kata menteri Van der Hoeven, yang menerima harta VOC tersebut dari penyelam Inggris, Rex Cowan, penyelam profesional yang juga seorang pengacara.
Tarik Ulur
Pengambilan harta karun VOC tersebut, sebagaimana dilaporkan wartawan detikcom, Eddi Santosa dari Den Haag, Belanda, sempat tertunda akibat perbedaan sikap antara Menteri Keuangan Zalm dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Sains van der Hoeven. Van der Hoeven berpendapat bahwa harta karun itu harus dibiarkan terkubur bersama kapal De Rooswijk. Pengangkatan harta karun VOC itu menurut hemat dia melanggar UU tentang cagar budaya.
Sebaliknya Zalm mengkhawatirkan harta karun VOC itu akan keduluan pihak lain dan dikuras habis. Tanpa menunggu persetujuan Van der Hoeven, Zalm menyewa penyelam profesional Rex Cowan dkk.
Sementara itu aturan main terkait pengambilan harta karun di laut seperti kasus De Rooswijk menyebutkan, pihak penemu, penguasa teritorial tempat penemuan, dan negara pemilik kapal VOC masing-masing mendapat 1/3 bagian.
Pemerintah Belanda sudah memastikan bahwa bagian untuknya akan disimpan di berbagai museum, agar bisa dinikmati oleh publik. Namun diskusi hangat merebak karena harta VOC itu sebagian beredar dan sudah terjual melalui internet. Diduga hal itu merupakan tindakan dari pihak penemu yang bermotivasi mendapatkan uang. Mereka memang tidak wajib menjual bagiannya kepada musea.
Para ahli di Belanda mendesak agar UU tentang cagar budaya segera diubah untuk mencegah hal seperti itu terjadi dan lebih memberi perlindungan pada benda-benda bersejarah warisan kebudayaan. (anw/bdi)
Bangkai kapal De Rooswijk ditemukan penyelam amatir pada 2005. De Rooswijk ditemukan dalam kondisi tertutup lumpur dan pasir di dasar laut di dekat Goodwin Sands.
De Rooswijk berlayar menuju Indonesia untuk kedua kalinya. Namun di perairan yang masuk teritorial Inggris itu kapal De Rooswijk diamuk badai, hingga tenggelam, 9 Januari 1740. De Rooswijk mengangkut uang logam emas, perak batangan bercap VOC, keramik, dan peralatan militer.
Senin, 12 Februari 2007, harta karun dari kapal VOC De Rooswijk diserahkan kembali kepada pemerintah Belanda. Dua menteri demisioner Belanda, Menteri Keuangan Gerrit Zalm dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Sains Maria van der Hoeven, menerima harta karun VOC tersebut di Museum Maritim, Vlissingen.
Harta karun yang diserahkan, ya itu tadi, terdiri dari uang logam emas, perak batangan bercap VOC, keramik, dan peralatan militer yang kini usianya memasuki 3 abad.
"Ini semua merupakan benda-benda luar biasa. Mereka merupakan bagian dari puzzel sejarah kita," kata menteri Van der Hoeven, yang menerima harta VOC tersebut dari penyelam Inggris, Rex Cowan, penyelam profesional yang juga seorang pengacara.
Tarik Ulur
Pengambilan harta karun VOC tersebut, sebagaimana dilaporkan wartawan detikcom, Eddi Santosa dari Den Haag, Belanda, sempat tertunda akibat perbedaan sikap antara Menteri Keuangan Zalm dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Sains van der Hoeven. Van der Hoeven berpendapat bahwa harta karun itu harus dibiarkan terkubur bersama kapal De Rooswijk. Pengangkatan harta karun VOC itu menurut hemat dia melanggar UU tentang cagar budaya.
Sebaliknya Zalm mengkhawatirkan harta karun VOC itu akan keduluan pihak lain dan dikuras habis. Tanpa menunggu persetujuan Van der Hoeven, Zalm menyewa penyelam profesional Rex Cowan dkk.
Sementara itu aturan main terkait pengambilan harta karun di laut seperti kasus De Rooswijk menyebutkan, pihak penemu, penguasa teritorial tempat penemuan, dan negara pemilik kapal VOC masing-masing mendapat 1/3 bagian.
Pemerintah Belanda sudah memastikan bahwa bagian untuknya akan disimpan di berbagai museum, agar bisa dinikmati oleh publik. Namun diskusi hangat merebak karena harta VOC itu sebagian beredar dan sudah terjual melalui internet. Diduga hal itu merupakan tindakan dari pihak penemu yang bermotivasi mendapatkan uang. Mereka memang tidak wajib menjual bagiannya kepada musea.
Para ahli di Belanda mendesak agar UU tentang cagar budaya segera diubah untuk mencegah hal seperti itu terjadi dan lebih memberi perlindungan pada benda-benda bersejarah warisan kebudayaan. (anw/bdi)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 06:01 WIB
Dua Kecelakaan di Tol Dalam Kota, Waspada Macet
-
Senin, 13/02/2012 04:26 WIB
2 Kecelakaan Terjadi di Ruas Tol Dalam Kota Jakarta
-
Senin, 13/02/2012 04:22 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Cengkareng
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Senin, 13/02/2012 04:26 WIB
2 Kecelakaan Terjadi di Ruas Tol Dalam Kota Jakarta
-
595 Komentar
-
504 Komentar
-
384 Komentar
-
210 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

