Gempa Sulteng dan Gorontalo
Puluhan Rumah di Tolitoli Juga Rusak Parah
Selasa, 18/11/2008 15:09 WIB
Palu -
Gempa bumi 7,7 Skala Richter dan 6,0 Skala Richter yang mengguncang Kota Buol, Provinsi Sulawesi Tengah dan Gorontalo, Senin (17/11/2008) mengakibatkan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah yang berbatasan langsung dengan kota Buol. Puluhan rumah mengalami kerusakan parah. Namun dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut.
Sejumlah Rumah papan dan semi permanen milik warga setempat rata-rata mengalami kerusakan parah, utamanya di Kelurahan Sidoarjo dan Kelurahan Baru, Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah. Perabotan rumah tangga berupa pecah belah rata-rata tidak bisa diselamatkan. Pada saat terjadi gempa, warga bahkan mengungsi ke gunung-gunung, karena takut adanya tsunami.
Menurut Usman, ketua lingkungan setempat, warga benar-benar khawatir saat gempa terjadi. "Kami tidak pikir lagi menyelamatkan barang-barang, yang penting bawa badan dan selamat," kata Usman, Selasa (18/11/2008).
Bahkan, lantaran masih khawatir akan gempa susulan masih banyak perabotan warga yang mereka simpan di luar. Seperti perabotan milik ibu Ismaun yang pada saat gempa memilih bertahan di rumah tidak mengungsi ke dataran tinggi di sekitar wilayah pesisir barat, Sulawesi Tengah itu.
"Saya memilih di luar rumah saja, tidak lari ke gunung. Saya jaga barang-barang yang saya taruh di luar rumah," kata Ibu Ismaun, saat dihubungi detikcom.
Setelah hari kedua gempa ini warga setempat sudah mulai kembali membenani rumahnya. Meski pun beberapa perabotan mereka masih diletakan di luar rumah. (djo/djo)
Sejumlah Rumah papan dan semi permanen milik warga setempat rata-rata mengalami kerusakan parah, utamanya di Kelurahan Sidoarjo dan Kelurahan Baru, Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah. Perabotan rumah tangga berupa pecah belah rata-rata tidak bisa diselamatkan. Pada saat terjadi gempa, warga bahkan mengungsi ke gunung-gunung, karena takut adanya tsunami.
Menurut Usman, ketua lingkungan setempat, warga benar-benar khawatir saat gempa terjadi. "Kami tidak pikir lagi menyelamatkan barang-barang, yang penting bawa badan dan selamat," kata Usman, Selasa (18/11/2008).
Bahkan, lantaran masih khawatir akan gempa susulan masih banyak perabotan warga yang mereka simpan di luar. Seperti perabotan milik ibu Ismaun yang pada saat gempa memilih bertahan di rumah tidak mengungsi ke dataran tinggi di sekitar wilayah pesisir barat, Sulawesi Tengah itu.
"Saya memilih di luar rumah saja, tidak lari ke gunung. Saya jaga barang-barang yang saya taruh di luar rumah," kata Ibu Ismaun, saat dihubungi detikcom.
Setelah hari kedua gempa ini warga setempat sudah mulai kembali membenani rumahnya. Meski pun beberapa perabotan mereka masih diletakan di luar rumah. (djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

