Ngaku Sedang Jadi Pesakitan, Yusril Tolak Jadi Imam
Selasa, 18/11/2008 15:51 WIB
Yusril dan istri (dok detikcom)
Terkait
Jakarta -
Jam menunjukkan pukul 13.30 WIB. Disela-sela pemeriksaan, mantan Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra tampak keluar dari ruang pemeriksaan.
Ditemani oleh beberapa orang, Yusril memanfaatkan waktu istirahatnya, menghisap sebatang rokok sambil sesekali bersenda gurau.
Wartawan yang sebelumnya menunggu tampak mulai berkerumun di pintu Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2008).
"Pak, Pak Yusril!" wartawan memanggil-manggil ke arah Yusril.
Yusril yang sedang asyik ngobrol dengan anggota Komisi I DPR Ali Muchtar Ngabalin pun melambaikan tangan ke arah wartawan. Namun tak satu pun wartawan yang tampak menghampirinya.
Tak lama, Yusril pun berjalan ke arah ruangan musala. Kebetulan, di waktu yang sama detikcom pun sedang mengantre salat di depan ruang salat di Gedung Bundar. Yusril yang bermaksud ingin menunaikan sholat dzuhur pun ikut menunggu.
"Ada Mbak Yu-Mbak Yu ini," sapanya kepada wartawan yang kebanyakan perempuan.
Salah satu wartawan pun lalu menawarkan Yusril menjadi imam. Namun Yusril menolak. "Saya tidak bisa kan sedang jadi pesakitan," ungkapnya.
Penasaran, detikcom pun menanyakan apakah dirinya sudah jadi pesakitan? Yusril pun membalasnya dengan melempar senyum.
"Saya sedang tidak bisa jadi imam, karena menurut fikih, orang yang sedang jadi pesakitan atau tidak merdeka tidak bisa menjadi imam. Begitu Mbak Yu," tuturnya.
Yusril pun lalu mulai melepas sepatu, mengambil wudhu dan tak menjadi imam. (nov/nwk)
Ditemani oleh beberapa orang, Yusril memanfaatkan waktu istirahatnya, menghisap sebatang rokok sambil sesekali bersenda gurau.
Wartawan yang sebelumnya menunggu tampak mulai berkerumun di pintu Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2008).
"Pak, Pak Yusril!" wartawan memanggil-manggil ke arah Yusril.
Yusril yang sedang asyik ngobrol dengan anggota Komisi I DPR Ali Muchtar Ngabalin pun melambaikan tangan ke arah wartawan. Namun tak satu pun wartawan yang tampak menghampirinya.
Tak lama, Yusril pun berjalan ke arah ruangan musala. Kebetulan, di waktu yang sama detikcom pun sedang mengantre salat di depan ruang salat di Gedung Bundar. Yusril yang bermaksud ingin menunaikan sholat dzuhur pun ikut menunggu.
"Ada Mbak Yu-Mbak Yu ini," sapanya kepada wartawan yang kebanyakan perempuan.
Salah satu wartawan pun lalu menawarkan Yusril menjadi imam. Namun Yusril menolak. "Saya tidak bisa kan sedang jadi pesakitan," ungkapnya.
Penasaran, detikcom pun menanyakan apakah dirinya sudah jadi pesakitan? Yusril pun membalasnya dengan melempar senyum.
"Saya sedang tidak bisa jadi imam, karena menurut fikih, orang yang sedang jadi pesakitan atau tidak merdeka tidak bisa menjadi imam. Begitu Mbak Yu," tuturnya.
Yusril pun lalu mulai melepas sepatu, mengambil wudhu dan tak menjadi imam. (nov/nwk)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:44 WIB
Penjambret BB Diringkus Warga di Stasiun Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 10:35 WIB
Anggota DPR: Harus Ada Audit Kelayakan Angkutan Umum
-
Minggu, 12/02/2012 10:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Sempat Kabur, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Sempat Kabur, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
-
Minggu, 12/02/2012 10:09 WIB
Maling Motor Ditembak Polisi di Kukusan di Dekat UI
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
474 Komentar
-
434 Komentar
-
372 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

