Demokrat: Rugi Tak Tampilkan SBY di Iklan

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Rabu, 19/11/2008 11:53 WIB
Jakarta - Sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah  magnet ampuh bagi Partai Demokrat untuk menarik simpati pemilih. Demokrat mengaku rugi jika pihaknya tidak menampilkan SBY dalam iklan-iklan politiknya.

"Rugi bagi Demokrat kalau tidak mengangkat SBY dalam iklannya," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam diskusi publik bertajuk 'Dengan Iklan Politik Menuju Kontrak Politik?' di Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu, (19/11/2008).

Hadir juga dalam diskusi Ketua DPP Partai Hanura Indro Tjahyono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, dan pengamat komunikasi politik Effendi Gazali.

Menurut Anas, selain menampilkan sosok SBY, dalam iklannya, Demokrat juga mencoba mengangkat berbagai isu nasional dengan berbagai data.

"Dalam iklan terakhir minimal ada 10 isu yang kita angkat. Kami ingin memberikan substansi yang mendidik masyarakat," jelas Anas.

Dalam kesempatan itu Anas juga mempertanyakan iklan yang mencoba mengkiritisi kebijakan pemerintah, tapi tidak berbasiskan pada data.

"Kemiskinan meluas, datanya mana? Iklan yang baik harus disertai data-data otentik yang bisa dipertanggungjawabkan," kata Anas menyinggung iklan salah satu capres.
 
"Bukan sindir menyindir, tapi harus mengedepankan substansi yang mendidik masyarakat," tandasnya.

(lrn/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel