Liputan Haji
Tahun 2009 DPR Minta Semua Pondokan Haji di Markaziah
Kamis, 20/11/2008 02:59 WIB
Foto: MN Hayid/detikcom
Jakarta -
Setelah mengecek pelayanan di bidang katering. Tim Pengawas Haji DPR melanjutkan pengecekan pelayanan jamaah haji di bidang pemondokan. Hasilnya, pemondokan di daerah Markaziyah sangat memungkinkan karena itu DPR akan meminta seluruh pemondokan haji tahun 2009 berada di wilayah Markaziyah.
"Setelah kami melakukan pengecekan dari yang terdekat sampai yang terjauh. Kami melihat sebenarnya sangat memungkinkan kita dapat di daerah ring 1, Markaziyyah. Nanti dalam rapat DPR dengan Menteri Agama tentang BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) tahu depan, kami akan usulkan semua jemaah kita harus berada di Markaziyah," kata ketua rombongan tim pengawas haji DPR, M Said Abdullah, di Madinah, Rabu (18/11/2009).
Menurut politisi PDI-P ini, jika pemerintah bisa mengusahakan semua jamaah haji indonesia berada di daerah Markaziyah di Madinah akan mengurangi potensi kecelakaan. Selain itu juga akan dapat memberikan kenyamanan dalam melaksanakan ibadah sholat arbain (40 waktu berjamaah di masjid madinah) karena seluruh wilayahnya terjangkau dengan jalan kaki.
"Sekarang kan hanya tingal 35 persen yang di luar markaziyah. Kalau di Markaziya semuanya, keamanan mereka tentu akan lebih terjamin, dan ibadahnya jamaah lebih tenang. Karena jamaah haji yang kecelakaan umumnya dari kawasan non Markaziyah karena harus banyak menyebrang jalan," katanya.
"Keuntungan lain jika semua jamaah haji di wilayah markaziyah adalah memperingan kerja para petugas haji. Para petugas tinggal mengawasi jamaah tanpa perlu menyediakan transportasi dan lain sebagainya akibat jauhnya pemondokan dari masjid nabawi," terangnya.
Saat ditanya kemungkinan usulan penempatan seluruh jemaah haji di kawasan Markaziyah akan menyebabkan pembengkakan BPIH tahun 2009?
"Hal itu bisa disiasati dengan melakukan survey dan tanda tangan kontrak sejak dini sebagaimana yang dilakukan oleh para penyelengara haji dari negara lain," Jawab Said.
"Sekarang kan ada uang pengembalian bagi jamaah haji yang berada di luar Markaziyah. Dana itu aja yang kita ambil. Selain itu, saya minta tim perumahan sudah melakukan peninjauan lokasi paling akhir pada Februari mendatang," pungkasnya. (yid/did)
"Setelah kami melakukan pengecekan dari yang terdekat sampai yang terjauh. Kami melihat sebenarnya sangat memungkinkan kita dapat di daerah ring 1, Markaziyyah. Nanti dalam rapat DPR dengan Menteri Agama tentang BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) tahu depan, kami akan usulkan semua jemaah kita harus berada di Markaziyah," kata ketua rombongan tim pengawas haji DPR, M Said Abdullah, di Madinah, Rabu (18/11/2009).
Menurut politisi PDI-P ini, jika pemerintah bisa mengusahakan semua jamaah haji indonesia berada di daerah Markaziyah di Madinah akan mengurangi potensi kecelakaan. Selain itu juga akan dapat memberikan kenyamanan dalam melaksanakan ibadah sholat arbain (40 waktu berjamaah di masjid madinah) karena seluruh wilayahnya terjangkau dengan jalan kaki.
"Sekarang kan hanya tingal 35 persen yang di luar markaziyah. Kalau di Markaziya semuanya, keamanan mereka tentu akan lebih terjamin, dan ibadahnya jamaah lebih tenang. Karena jamaah haji yang kecelakaan umumnya dari kawasan non Markaziyah karena harus banyak menyebrang jalan," katanya.
"Keuntungan lain jika semua jamaah haji di wilayah markaziyah adalah memperingan kerja para petugas haji. Para petugas tinggal mengawasi jamaah tanpa perlu menyediakan transportasi dan lain sebagainya akibat jauhnya pemondokan dari masjid nabawi," terangnya.
Saat ditanya kemungkinan usulan penempatan seluruh jemaah haji di kawasan Markaziyah akan menyebabkan pembengkakan BPIH tahun 2009?
"Hal itu bisa disiasati dengan melakukan survey dan tanda tangan kontrak sejak dini sebagaimana yang dilakukan oleh para penyelengara haji dari negara lain," Jawab Said.
"Sekarang kan ada uang pengembalian bagi jamaah haji yang berada di luar Markaziyah. Dana itu aja yang kita ambil. Selain itu, saya minta tim perumahan sudah melakukan peninjauan lokasi paling akhir pada Februari mendatang," pungkasnya. (yid/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 11:22 WIB
Melarikan Diri, Hukuman Sopir Karunia Bakti Harus Lebih Berat
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:44 WIB
Penjambret BB Diringkus Warga di Stasiun Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 10:35 WIB
Anggota DPR: Harus Ada Audit Kelayakan Angkutan Umum
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Sempat Kabur, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
-
479 Komentar
-
434 Komentar
-
372 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

