
Liputan Haji
Hindari Kemacetan, Pemerintah Arab Saudi Bangun Proyek Kereta Api
Kamis, 20/11/2008 06:22 WIB
Jakarta -
Setiap musim haji tiba, kawasan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) atau yang disebut Masyaair Muqaddasah selalu padat dipenuhi para jamaah haji yang akan melakukan ibadah wiquf mabit dan jamarat. Akibatnya, jalanan menjadi macet yang menyebabkan banyak jamaah haji tidak bisa diangkut sesuai jadwal ibadahnya.
Untuk mengurangi kemacetan itu, pemerintah Arab Saudi akan membangun proyek kereta api masyair yang peletakan batu pertamanya akan dilakukan pada awal tahun baru 2009 mendatang. Demikianlah seperti yang dilansir dari www.al-nadwah.com, Rabu (19/11/2008).
Menurut Wakil Menteri Urusan Perkotaan dan Pedesaan Habib Zain Abidin, pembangunan kereta api di wilayah Armina akan memakan waktu selama 2 tahun atau 24 bulan. Lokasinya akan dibangun di sebelah barat Masyair Muqaddasah yang menghubungkan Arafah dengan Mina melalui Mudzdalifah.
Jalur kereta api yang akan dibangun pemerintah Arab ini diperkirakan dapat mengangkut lebih dari 20 ribu penumpang dalam satu jam dengan juta rangkaian gerbong sebanyak 20 gerbong yang panjangnya sekitar 300 meter.
Salah seorang jamaah haji asal Jawa Timur, Ahmad Yani, yang diberi kabar soal rencana pembangunan kereta api di jalur Armina mengaku senang. Karena para jamaah haji di tahun-tahun mendatang akan lebih mudah saat melaksanakan prosesi ibadah di Armina.
"Wah, bagus kalau benar mau dibangun jalur kereta api. kan kereta api bebas macet. Semoga saja Allah segera membantu penyelesaiannya," harap Yani.
(yid/rdf)
Untuk mengurangi kemacetan itu, pemerintah Arab Saudi akan membangun proyek kereta api masyair yang peletakan batu pertamanya akan dilakukan pada awal tahun baru 2009 mendatang. Demikianlah seperti yang dilansir dari www.al-nadwah.com, Rabu (19/11/2008).
Menurut Wakil Menteri Urusan Perkotaan dan Pedesaan Habib Zain Abidin, pembangunan kereta api di wilayah Armina akan memakan waktu selama 2 tahun atau 24 bulan. Lokasinya akan dibangun di sebelah barat Masyair Muqaddasah yang menghubungkan Arafah dengan Mina melalui Mudzdalifah.
Jalur kereta api yang akan dibangun pemerintah Arab ini diperkirakan dapat mengangkut lebih dari 20 ribu penumpang dalam satu jam dengan juta rangkaian gerbong sebanyak 20 gerbong yang panjangnya sekitar 300 meter.
Salah seorang jamaah haji asal Jawa Timur, Ahmad Yani, yang diberi kabar soal rencana pembangunan kereta api di jalur Armina mengaku senang. Karena para jamaah haji di tahun-tahun mendatang akan lebih mudah saat melaksanakan prosesi ibadah di Armina.
"Wah, bagus kalau benar mau dibangun jalur kereta api. kan kereta api bebas macet. Semoga saja Allah segera membantu penyelesaiannya," harap Yani.
(yid/rdf)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 08:23 WIB
Terciduk Razia di Hari Valentine, MW Jadi Tersangka Kasus Narkoba
-
Selasa, 14/02/2012 08:11 WIB
Sidang Putusan Yusuf Supendi Vs Elite PKS Digelar Hari Ini
-
Selasa, 14/02/2012 07:55 WIB
Pasca Putusan PK, Benarkah Antasari Membunuh karena Cinta Segitiga?
-
Selasa, 14/02/2012 07:47 WIB
SBY Ingin Bangun Image Baru dengan Berbicara Isu Publik Terkini
-
Selasa, 14/02/2012 07:31 WIB
Interpelasi Pengetatan Remisi Hilangkan Semangat Pemberantasan Korupsi
-
Selasa, 14/02/2012 06:52 WIB
PK Ditolak, Antasari akan Bawa Kasusnya Mendunia
-
Selasa, 14/02/2012 07:55 WIB
Pasca Putusan PK, Benarkah Antasari Membunuh karena Cinta Segitiga?
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Senin, 13/02/2012 20:47 WIB
Keluarga Nasrudin: Hanya Mukjizat yang Bisa Bebaskan Antasari
-
615 Komentar
-
509 Komentar
-
453 Komentar
-
387 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

