
Polri Bantah Ada Sesuatu di Balik Mutasi 2 Penyidik KPK
Kamis, 20/11/2008 14:15 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -
Mabes Polri menarik dua perwiranya, Brigjen Pol Bambang Widaryatmo dan AKBP Ahmad Wiyagus yang selama ini bertugas di KPK. Penarikan atau mutasi bagi keduanya dianggap sebagai hal yang biasa, bukan karena ada sesuatu.
"Masalah mutasi, jika organisasi membutuhkan ya organisasi berwenang," ujar Kadiv
Humas Mabes Polri Irjen pol Abubakar Nataprawira di kantornya Jl Trunojoyo, Jakarta
Selatan, Kamis (20/11/2008).
Berdasarkan telegram rahasia: TR/549/XI/2008, Bambang kini menjabat sebagai Karo Litbang Polri, sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK. Sedang Ahmad Wiyagus kini menjadi Kapolres Sumedang, sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Pengaduan Masyarakat KPK.
Lebih lanjut Abubakar menjelaskan mutasi pejabat Polri di luar institusi Polri banyak terjadi. Selain itu bagi pejabat Polri yang ditugaskan di luar Polri tidak ditentukan mengenai lama waktu ia akan menjabat.
"Kan tidak ada ketentuan di satu tempat itu harus berapa bulan. Selama organisasi
butuh dia bisa ditarik," tambah jenderal bintang dua tersebut.
Prestasi Bambang dan Ahmad Wiyagus cukup moncer di KPK, antara lain bisa dilihat dari pengungkapan aliran dana BI yang menyeret para mantan petinggi BI. Dan sebelumnya, mutasi ini dikhawatirkan pihak Indonesian Corruption Watch (ICW), mengingat ke depannya KPK akan menangani kasus BLBI.
"Apa tidak mungkin ada skenario tingkat tinggi untuk mengamputasi KPK? Setelah dua orang ini siapa selanjutnya?" kata anggota badan pekerja ICW Emerson Yunto. (ddt/iy)
"Masalah mutasi, jika organisasi membutuhkan ya organisasi berwenang," ujar Kadiv
Humas Mabes Polri Irjen pol Abubakar Nataprawira di kantornya Jl Trunojoyo, Jakarta
Selatan, Kamis (20/11/2008).
Berdasarkan telegram rahasia: TR/549/XI/2008, Bambang kini menjabat sebagai Karo Litbang Polri, sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK. Sedang Ahmad Wiyagus kini menjadi Kapolres Sumedang, sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Pengaduan Masyarakat KPK.
Lebih lanjut Abubakar menjelaskan mutasi pejabat Polri di luar institusi Polri banyak terjadi. Selain itu bagi pejabat Polri yang ditugaskan di luar Polri tidak ditentukan mengenai lama waktu ia akan menjabat.
"Kan tidak ada ketentuan di satu tempat itu harus berapa bulan. Selama organisasi
butuh dia bisa ditarik," tambah jenderal bintang dua tersebut.
Prestasi Bambang dan Ahmad Wiyagus cukup moncer di KPK, antara lain bisa dilihat dari pengungkapan aliran dana BI yang menyeret para mantan petinggi BI. Dan sebelumnya, mutasi ini dikhawatirkan pihak Indonesian Corruption Watch (ICW), mengingat ke depannya KPK akan menangani kasus BLBI.
"Apa tidak mungkin ada skenario tingkat tinggi untuk mengamputasi KPK? Setelah dua orang ini siapa selanjutnya?" kata anggota badan pekerja ICW Emerson Yunto. (ddt/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
606 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

