Sengketa Pilkada Jatim
Dibayar Rp 300 Ribu, Ketua PPS Coblos 200 Surat Suara Kar-Sa
Jumat, 21/11/2008 11:24 WIB
Jakarta -
Sidang lanjutan sengketa Pilkada Jawa Timur yang diajukan pasangan Ka-Ji kembali digelar di MK. Agenda hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi. Menurut pengakuan seorang saksi yang menjadi ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Karang Gayam, Kabupaten Bengkalan, Jawa Timur, ia mencoblos sendiri 200 surat suara untuk pasangan Kar-Sa dengan bayaran Rp 300 ribu.
Supriadi, saksi dari pemohon tersebut menjelaskan ia melakukan hal ini karena diperintahkan oleh kepala desanya untuk memenangkan pasangan Kar-Sa.
"Sebelum pemilihan, tanggal 4 November saya diundang oleh kepala desa. Saya diminta memenangkan Kar-Sa. Saya sempat bertanya, bagaimana caranya? Pada putaran pertama kan pasangan Kar-Sa sudah kalah? Lalu Pak Kades bilang, gitu aja kok repot, sudah coblos saja sendiri," papar Supriadi saat sidang di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2008).
Supriadi pun mengaku bersalah atas tindakannya ini. Ia mengaku siap menerima hukuman apa saja termasuk dihukum mati.
"Saya sangat merasa berdosa sama Ibu Khofifah, saya bersedia dihukum apa saja. Dihukum seperti Amrozi juga saya siap," ujarnya.
Supriadi menjelaskan bagaimana ia melakukan kecurangan. Menurutnya sebagai ketua PPS ia bisa leluasa menjalankan aksinya.
"Saya tiga kali bolak-balik dengan menaruh sekitar 50 kertas suara di kantung saya," ungkapnya.
Supriadi menjelaskan, di TPS ada 421 pemilih. Namun yang hadir hanya 170. Supriadi mengaku menerima tawaran tersebut karena desakan ekonomi.
"Terus terang yang mulia, saya berkeluarga. Anak saya lima. Kerja saya tani. Saya disuruh coblos sendiri dan dikasih uang," akunya.
Pasangan pemohon Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (KaJi) tampak hadir dalam sidang kali ini.
(rdf/anw)
Supriadi, saksi dari pemohon tersebut menjelaskan ia melakukan hal ini karena diperintahkan oleh kepala desanya untuk memenangkan pasangan Kar-Sa.
"Sebelum pemilihan, tanggal 4 November saya diundang oleh kepala desa. Saya diminta memenangkan Kar-Sa. Saya sempat bertanya, bagaimana caranya? Pada putaran pertama kan pasangan Kar-Sa sudah kalah? Lalu Pak Kades bilang, gitu aja kok repot, sudah coblos saja sendiri," papar Supriadi saat sidang di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2008).
Supriadi pun mengaku bersalah atas tindakannya ini. Ia mengaku siap menerima hukuman apa saja termasuk dihukum mati.
"Saya sangat merasa berdosa sama Ibu Khofifah, saya bersedia dihukum apa saja. Dihukum seperti Amrozi juga saya siap," ujarnya.
Supriadi menjelaskan bagaimana ia melakukan kecurangan. Menurutnya sebagai ketua PPS ia bisa leluasa menjalankan aksinya.
"Saya tiga kali bolak-balik dengan menaruh sekitar 50 kertas suara di kantung saya," ungkapnya.
Supriadi menjelaskan, di TPS ada 421 pemilih. Namun yang hadir hanya 170. Supriadi mengaku menerima tawaran tersebut karena desakan ekonomi.
"Terus terang yang mulia, saya berkeluarga. Anak saya lima. Kerja saya tani. Saya disuruh coblos sendiri dan dikasih uang," akunya.
Pasangan pemohon Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (KaJi) tampak hadir dalam sidang kali ini.
(rdf/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 11:22 WIB
Melarikan Diri, Hukuman Sopir Karunia Bakti Harus Lebih Berat
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 11:01 WIB
Garis Polisi Dibuka, TKP Kecelakaan Bus Karunia Bakti Dibersihkan
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:44 WIB
Penjambret BB Diringkus Warga di Stasiun Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
Minggu, 12/02/2012 10:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Sempat Kabur, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
-
488 Komentar
-
435 Komentar
-
372 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

