Berita Lain

Indeks Berita




Jumat, 21/11/2008 12:10 WIB
Namanya Disebut Yusril, Mahfud Banjir Ratusan SMS
Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - Ketua MK Mahfud MD terperanjat namanya disebut Yusril Ihza Mahendra terkait kontrak bagi hasil layanan Sistem Administrasi Badan Hukum (Siminbakum) Depkum HAM.

"Saya lihat di televisi dia (Yusril) meminta maaf kepada Pak Marsillam. Tetapi tidak meminta maaf kepada saya," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (21/11/2008)..  

Mahfud merasa terusik dengan ucapan Yusril sehingga ratusan SMS terus berdatangan ke telepon selulernya. "Meski Pak Yusril tidak membawa kasus ini kepada saya, saya sangat terganggu," tegasnya.

Pada Kamis kemarin, Yusril menyebut kontrak bagi hasil layanan Sisminbakum antara Dirjen AHU dengan Koperasi Pengayoman terjadi pada masa Menkeh Marsillam Simanjuntak. Namun sorenya dia meralat. Dia meminta Marsillam karena salah sebut. Yang betul, menteri kala itu adalah Mahfud MD.

Sisminbakum adalah layanan online bagi para notaris untuk mengecek identitas maupun mendaftarkan perusahaan. Layanan ini mengutip ongkos yang tidak sedikit.

Penghasilan layanan ini adalah 90% untuk PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) sebagai penyedia jasa aplikasi dan 10% untuk koperasi karyawan Depkum. Sebagian dari 10% itu masuk ke kantong pejabat Depkum. Negara diduga rugi Rp 400 miliar karena kutipan ini tak dimasukkan kas negara.

(gus/nrl)


GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).