Sultan Lirik PDIP, Golkar & PAN untuk Koalisi
Jumat, 21/11/2008 16:59 WIB
Jakarta -
Sri Sultan Hamengkubuwono X mencalonkan diri sebagai capres independen meski dirinya merupakan anggota dari Partai Golkar. Dengan siapa Sultan akan berkoalisi Pada pemilu 2009 nanti?
"Sultan akan mengumumkan dengan siapa berkoalisi pada pemilu 2009. Nanti bulan Februari," ujar tim sukses Sultan, Sukardi Rinakit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Menurut Sukardi, bulan Februari dipilih sebagai bulan yang tepat karena didasarkan pada masyarakat Indonesia yang melow dramatik.
"Cuma bertahan 2 bulan. Jadi Februari adalah timing yang tepat untuk menentukan harus running dengan partai apa," katanya.
Sukardi mencontohkan seperti SBY pada Pemilu 2004. "Karena menurut kita yang melow dramatis itu akan bertahan selama 3 bulan dalam masyarakat seperti SBY dulu," jelasnya.
Sukardi mengatakan, ada 4 strategi yang akan dipakai. Sultan akan mempertimbangkan PDIP. PDIP mungkin akan menang dalam pemilu legislatif.
"Tapi eksekutif, Mega head to head sama SBY. Ini bisa jadi berat untuk Mega," ungkapnya.
Strategi kedua, lanjut Sukardi, ada kemungkinan dengan Partai Golkar. "Karena tidak mungkin misalnya pada pemilu nanti Partai Demokrat mengalami penurunan suara. Kan nggak mungkin Golkar mau karena suaranya sudah turun," tandasnya.
Selain kedua partai besar itu, Sultan mungkin akan berkoalisi dengan partai menengah seperti PAN. "Strategi keempat, kita akan mencoba mencontoh fenomena Partai Demokrat yang lalu. Jadi seperti SBY pada 2004 lalu. Tiba-tiba bisa menang jadi presiden dengan mendirikan partai," tukasnya. (gus/iy)
"Sultan akan mengumumkan dengan siapa berkoalisi pada pemilu 2009. Nanti bulan Februari," ujar tim sukses Sultan, Sukardi Rinakit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Menurut Sukardi, bulan Februari dipilih sebagai bulan yang tepat karena didasarkan pada masyarakat Indonesia yang melow dramatik.
"Cuma bertahan 2 bulan. Jadi Februari adalah timing yang tepat untuk menentukan harus running dengan partai apa," katanya.
Sukardi mencontohkan seperti SBY pada Pemilu 2004. "Karena menurut kita yang melow dramatis itu akan bertahan selama 3 bulan dalam masyarakat seperti SBY dulu," jelasnya.
Sukardi mengatakan, ada 4 strategi yang akan dipakai. Sultan akan mempertimbangkan PDIP. PDIP mungkin akan menang dalam pemilu legislatif.
"Tapi eksekutif, Mega head to head sama SBY. Ini bisa jadi berat untuk Mega," ungkapnya.
Strategi kedua, lanjut Sukardi, ada kemungkinan dengan Partai Golkar. "Karena tidak mungkin misalnya pada pemilu nanti Partai Demokrat mengalami penurunan suara. Kan nggak mungkin Golkar mau karena suaranya sudah turun," tandasnya.
Selain kedua partai besar itu, Sultan mungkin akan berkoalisi dengan partai menengah seperti PAN. "Strategi keempat, kita akan mencoba mencontoh fenomena Partai Demokrat yang lalu. Jadi seperti SBY pada 2004 lalu. Tiba-tiba bisa menang jadi presiden dengan mendirikan partai," tukasnya. (gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
446 Komentar
-
400 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

