Gempa Buol
Bupati: Kerugian Mencapai Rp 50 miliar
Jumat, 21/11/2008 21:26 WIB
Jakarta -
Kerugian yang ditimbulkan gempa tektonik 7,7 skala richter di wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi tengah ditaksir tidak kurang Rp 50 miliar. Sejumlah gedung pemerintahan, sekolah, rumah ibadah, dan ribuan rumah hunian warga rata dengan tanah.
Demikian disampaikan Bupati Buol Amran Batalipu kepada detikcom, Jumat(21/11/2008) malam ini. Menurut Amran kerusakan fisik gedung pemerintahan, sarana pendidikan dan rumah ibadah ditaksir tidak kurang dari Rp 30 miliar. Sedangkan kerugian dari robohnya sebanyak 1.444 rumah hunian warg mencapai Rp 20 miliar.
"Kita berharap Pemerintah Pusat bisa memerhatikan kami. Pembangunan fisik butuh dana yang sangat besar," sebut Amran.
Salah satu sarana pendidikan yang rusak parah adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri, Bonubogu. Seluruh ruang kelas ambruk sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. Para murid terpaksa diliburkan.
Sementara para warga mulai membersihkan reruntuhan rumahnya yang roboh saat gempa, semisal syariffudin.
"Kalau tunggu bantuan tidak mungkin. Bisa-bisa kami tidur dalam tenda terus. Makanya ini diupayakan segera kami bersihkan. Siapa ada rangka-rangka rumah yang bisa dipakai lagi," akunya.
Untuk meringankan derita para korban gempa para mahasiswa Universitas Madako Buol mengedarkan kotak amal di sepanjang jalan untuk mengumpulkan sumbangan dari para dermawan. (ndr/gah)
Demikian disampaikan Bupati Buol Amran Batalipu kepada detikcom, Jumat(21/11/2008) malam ini. Menurut Amran kerusakan fisik gedung pemerintahan, sarana pendidikan dan rumah ibadah ditaksir tidak kurang dari Rp 30 miliar. Sedangkan kerugian dari robohnya sebanyak 1.444 rumah hunian warg mencapai Rp 20 miliar.
"Kita berharap Pemerintah Pusat bisa memerhatikan kami. Pembangunan fisik butuh dana yang sangat besar," sebut Amran.
Salah satu sarana pendidikan yang rusak parah adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri, Bonubogu. Seluruh ruang kelas ambruk sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. Para murid terpaksa diliburkan.
Sementara para warga mulai membersihkan reruntuhan rumahnya yang roboh saat gempa, semisal syariffudin.
"Kalau tunggu bantuan tidak mungkin. Bisa-bisa kami tidur dalam tenda terus. Makanya ini diupayakan segera kami bersihkan. Siapa ada rangka-rangka rumah yang bisa dipakai lagi," akunya.
Untuk meringankan derita para korban gempa para mahasiswa Universitas Madako Buol mengedarkan kotak amal di sepanjang jalan untuk mengumpulkan sumbangan dari para dermawan. (ndr/gah)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

