Jusuf Kalla Dengarkan Keluhan Pelaut-pelaut Tradisional
Sabtu, 22/11/2008 12:24 WIB
Jakarta -
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan pertemuan dengan para pelaut tradisional di Pelabuhan Sunda Kelapa. Pada pertemuan itu, para pelaut mengadukan berbagai masalah yang mereka hadapi selama ini.
Kalla tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa sekitar pukul 09.00 WIB. Ia meminta agar para pelaut dan pengusaha pelayaran tradisional untuk mengungkapkan semua masalah dan unek-uneknya.
"Saya disini bukan untuk bicara panjang, tapi untuk mendengarkan kalian senua," ujar Kalla di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Sabtu (22/11/2008).
Mustamin, salah seorang pengusaha kapal tradisional, langsung mengungkapkan berbagai kesulitan yang dihadapinya. Pengusaha yang satu kampung dengan Kalla di Bone, Sulawesi Selatan, itu mengeluhkan fasilitas pelabuhan yang kurang memadai.
"Sejumlah pelabuhan tidak menyediakan pelabuhan khusus untuk pelayaran rakyat. Bahkan ada juga yang menolak pelayaran trasional," kata Kalla.
Selain itu, Mustamin juga mengadukan dangkalnya pelabuhan sejumlah pelabuhan yang menyebabkan kapal-kapal tradisional sulit untuk berlabuh.
"Di Pelabuhan Sunda Kelapa juga sudah dangkal sehingga kami susah bongkar muat," katanya.
Mendengar keluhan itu, Kalla mepersilakan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal untuk memberikan solusi pendangkalan pelabuhan tersebut. Jusman menyatakan akan memperhatikan keluhan itu dan melakukan pengerukan.
"Pelabuhan yang sering dikeruk masih diutamakan untuk pelabuhan kontainer dan kapal besar. Namun saya berjanji akan mengeruk dan memberikan tempat untuk pelayaran rakyat," kata Jusman.
Kunjungan Kalla ke pelaut-pelaut tradisonal di Sunda kelapa ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh goncangan ekonomi dunia tehadap ekonomi rakyat. Sebelumnya Kalla juga menemui petani kelapa sawit di Medan, Sumatera Utara. (nal/gah)
Kalla tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa sekitar pukul 09.00 WIB. Ia meminta agar para pelaut dan pengusaha pelayaran tradisional untuk mengungkapkan semua masalah dan unek-uneknya.
"Saya disini bukan untuk bicara panjang, tapi untuk mendengarkan kalian senua," ujar Kalla di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Sabtu (22/11/2008).
Mustamin, salah seorang pengusaha kapal tradisional, langsung mengungkapkan berbagai kesulitan yang dihadapinya. Pengusaha yang satu kampung dengan Kalla di Bone, Sulawesi Selatan, itu mengeluhkan fasilitas pelabuhan yang kurang memadai.
"Sejumlah pelabuhan tidak menyediakan pelabuhan khusus untuk pelayaran rakyat. Bahkan ada juga yang menolak pelayaran trasional," kata Kalla.
Selain itu, Mustamin juga mengadukan dangkalnya pelabuhan sejumlah pelabuhan yang menyebabkan kapal-kapal tradisional sulit untuk berlabuh.
"Di Pelabuhan Sunda Kelapa juga sudah dangkal sehingga kami susah bongkar muat," katanya.
Mendengar keluhan itu, Kalla mepersilakan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal untuk memberikan solusi pendangkalan pelabuhan tersebut. Jusman menyatakan akan memperhatikan keluhan itu dan melakukan pengerukan.
"Pelabuhan yang sering dikeruk masih diutamakan untuk pelabuhan kontainer dan kapal besar. Namun saya berjanji akan mengeruk dan memberikan tempat untuk pelayaran rakyat," kata Jusman.
Kunjungan Kalla ke pelaut-pelaut tradisonal di Sunda kelapa ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh goncangan ekonomi dunia tehadap ekonomi rakyat. Sebelumnya Kalla juga menemui petani kelapa sawit di Medan, Sumatera Utara. (nal/gah)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
448 Komentar
-
403 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

