
Demonstran Serbu Bandara Internasional Thailand, Staf Check-in Kabur
Rabu, 26/11/2008 11:06 WIB
AFP
Bangkok -
Aksi ribuan demonstran yang menduduki bandara internasional Thailand membuat para penumpang sengsara. Banyak yang terpaksa menginap di bandara karena tak bisa meninggalkan terminal Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok.
Para penumpang terlantar setelah para staf check-in berlarian pergi akibat kedatangan massa.
"Ini tidak adil," keluh Vanessa Sloan dari Florida, AS yang tiba di bandara itu pada Selasa, 25 November malam. Wanita berusia 31 tahun itu seharusnya terbang ke Chiang Mai pada Rabu ini.
"Kami menginap di sini setelah semua staf check-in kabur," katanya. "Tak ada seorang pun yang menolong," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/11/2008).
Para penumpang yang terlantar terpaksa tidur di sekitar meja-meja check-in dengan dikelilingi trolley yang dipenuhi barang-barang.
Akibat serbuan para demonstran yang dimulai sejak Selasa, 25 November malam waktu setempat, operasi di bandara tersebut lumpuh total. Para penumpang tak bisa meninggalkan terminal bandara karena para pendemo PAD menutup semua jalan dari dan ke bandara.
Para pendemo menyerbu bandara sebagai upaya mendesak Perdana Menteri Somchai Wongsawat mundur. Mereka menuding Somchai sebagai boneka mantan PM Thaksin Shinawatra yang digulingkan pada tahun 2006.
Somchai telah menolak untuk mundur. Dia dijadwalkan tiba di Thailand nanti malam usai menghadiri KTT-APEC di Peru.
(ita/nrl)
Para penumpang terlantar setelah para staf check-in berlarian pergi akibat kedatangan massa.
"Ini tidak adil," keluh Vanessa Sloan dari Florida, AS yang tiba di bandara itu pada Selasa, 25 November malam. Wanita berusia 31 tahun itu seharusnya terbang ke Chiang Mai pada Rabu ini.
"Kami menginap di sini setelah semua staf check-in kabur," katanya. "Tak ada seorang pun yang menolong," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/11/2008).
Para penumpang yang terlantar terpaksa tidur di sekitar meja-meja check-in dengan dikelilingi trolley yang dipenuhi barang-barang.
Akibat serbuan para demonstran yang dimulai sejak Selasa, 25 November malam waktu setempat, operasi di bandara tersebut lumpuh total. Para penumpang tak bisa meninggalkan terminal bandara karena para pendemo PAD menutup semua jalan dari dan ke bandara.
Para pendemo menyerbu bandara sebagai upaya mendesak Perdana Menteri Somchai Wongsawat mundur. Mereka menuding Somchai sebagai boneka mantan PM Thaksin Shinawatra yang digulingkan pada tahun 2006.
Somchai telah menolak untuk mundur. Dia dijadwalkan tiba di Thailand nanti malam usai menghadiri KTT-APEC di Peru.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
613 Komentar
-
505 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 598.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

