JK: Kuning Dulu 2 Kali, Baru Merah
Kamis, 27/11/2008 13:18 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -
Sisipan bernuansa kampanye kerap menjadi bumbu sambutan Wapres JK dalam setiap acara. Kali ini hal itu terjadi lagi dalam acara Rakornas dan Pencanangan Gerakan Nasional Pengawasan Pemilu.
"Tugas pengawas harus jujur dan seimbang. Pemilu ada aturannya sama dengan main bola, ada kartu kuningnya baru kartu merah. Jadi kalau melanggar diberi kartu kuning dulu baru merah," ujarnya dalam acara yang digelar di Gedung II Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (26/11/2008).
"Kuning penting itu," seloroh JK tiba-tiba yang disambut kekeh tawa 200 peserta acara tersebut.
Canda JK tidak berhenti sampai di situ. Dia juga mengungkapkan superioritas warna kuning
dibandingkan warna merah.
"Jangan langsung merah. Di mana-mana dua kali kuning dulu baru merah," katanya.
"Saya ketua PSM (Persatuan Sepak Bola Makassar) makanya memahami," lanjut JK seolah ingin menyangkal warna kuning dan merah yang disebutkannya adalah simbol parpol tertentu.
Lebih lanjut JK meminta para pengawas pemilu benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik. Mencegah pelanggaran lebih baik daripada berperkara setelah pemilu.
"Jangan saat menang baru dibilang pelanggaran. Itu bisa perang kita," pesannya.
Pengawas pemilu lalu diajak JK untuk saling mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi tersebut bersamanya. "Intip mengintip sebagai wapres saya mendukung. Tapi sebagai ketua Golkar saya pasti diawasi," tandasnya.
Sebelumnya JK juga pernah menyatakan, warna merah tidak akan menarik kalau tidak ada kuningnya. Pernyataan itu dilontarkan JK bukan karena sedang kampanye. Tetapi JK tengah menyoroti tarian nan indah. JK juga pernah mengatakan, adil bila ada merah, kuning dan hijau. (gah/iy)
"Tugas pengawas harus jujur dan seimbang. Pemilu ada aturannya sama dengan main bola, ada kartu kuningnya baru kartu merah. Jadi kalau melanggar diberi kartu kuning dulu baru merah," ujarnya dalam acara yang digelar di Gedung II Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (26/11/2008).
"Kuning penting itu," seloroh JK tiba-tiba yang disambut kekeh tawa 200 peserta acara tersebut.
Canda JK tidak berhenti sampai di situ. Dia juga mengungkapkan superioritas warna kuning
dibandingkan warna merah.
"Jangan langsung merah. Di mana-mana dua kali kuning dulu baru merah," katanya.
"Saya ketua PSM (Persatuan Sepak Bola Makassar) makanya memahami," lanjut JK seolah ingin menyangkal warna kuning dan merah yang disebutkannya adalah simbol parpol tertentu.
Lebih lanjut JK meminta para pengawas pemilu benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik. Mencegah pelanggaran lebih baik daripada berperkara setelah pemilu.
"Jangan saat menang baru dibilang pelanggaran. Itu bisa perang kita," pesannya.
Pengawas pemilu lalu diajak JK untuk saling mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi tersebut bersamanya. "Intip mengintip sebagai wapres saya mendukung. Tapi sebagai ketua Golkar saya pasti diawasi," tandasnya.
Sebelumnya JK juga pernah menyatakan, warna merah tidak akan menarik kalau tidak ada kuningnya. Pernyataan itu dilontarkan JK bukan karena sedang kampanye. Tetapi JK tengah menyoroti tarian nan indah. JK juga pernah mengatakan, adil bila ada merah, kuning dan hijau. (gah/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 13:15 WIB
Penumpang Bus yang Kecelakaan Hendak Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati
-
Minggu, 12/02/2012 12:49 WIB
Polisi: Bentrokan di Bali Melibatkan Dua Ormas Besar
-
Minggu, 12/02/2012 12:30 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka Diduga Akibat Rem Blong
-
Minggu, 12/02/2012 12:16 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka, Sopir Diamankan di Polsek Kadipaten
-
Minggu, 12/02/2012 12:14 WIB
Bus Karunia Bakti Masih Beroperasi di Garut
-
Minggu, 12/02/2012 12:49 WIB
Polisi: Bentrokan di Bali Melibatkan Dua Ormas Besar
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 12:30 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka Diduga Akibat Rem Blong
-
Minggu, 12/02/2012 12:16 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka, Sopir Diamankan di Polsek Kadipaten
-
536 Komentar
-
443 Komentar
-
374 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

