JK The Real President
Andi Arief: Suasana Batin Syafi'i Ma'arif Mungkin Masih Masa Lalu
Kamis, 27/11/2008 14:20 WIB
Jakarta -
Pernyataan mantan Ketua Umum Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif yang menyebut JK sebagai 'The Real President' dinilai tidak tepat. Pernyataan itu menunjukkan suasana batin Syafi'i masih berada di masa lalu.
Hal tersebut diungkapkan Sekjen Jaringan Nusantara, Andi Arief, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (27/11/2008). Jaringan Nusantara adalah salah satu kelompok pendukung SBY.
"Di masa lalu, wapres hanya kepanjangan tangan dari presiden. Wapres tidak difungsikan dengan baik," kata Andi.
Menurut Andi, di era SBY semua pembantu presiden, seperti wapres dan menteri, difungsikan dengan baik. Hal ini membuat mereka mampu bekerja dan berkreativitas dengan maksimal.
"Mereka tidak bekerja dalam situasi tertekan dan memberikan laporan ABS (asal bapak senang). Atau sebentar-sebentar meminta petunjuk. Rapat-rapat rutin atau dadakan siang dan malam menjadi pegangan para menteri untuk bertindak," ujar Andi.
Andi menilai, hal ini memunculkan kondisi yang positif. Para pembantu presiden bisa bekerja dengan tenang dan iklas karena disupport oleh SBY selaku Presiden. Merekajuga tidak setiap saat selalu diintervensi.
Andi juga menilai, JK selaku wapres bekerja cukup proporsional sesuai fungsinya. Dan ini terjadi karena SBY mampu memanage para pembantunya dengan baik sesuai arahan dan garis yang ditentukan.
"Prinsip itu gagal ditangkap Syafi'i Ma'arif," tukas Andi. (djo/nrl)
Hal tersebut diungkapkan Sekjen Jaringan Nusantara, Andi Arief, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (27/11/2008). Jaringan Nusantara adalah salah satu kelompok pendukung SBY.
"Di masa lalu, wapres hanya kepanjangan tangan dari presiden. Wapres tidak difungsikan dengan baik," kata Andi.
Menurut Andi, di era SBY semua pembantu presiden, seperti wapres dan menteri, difungsikan dengan baik. Hal ini membuat mereka mampu bekerja dan berkreativitas dengan maksimal.
"Mereka tidak bekerja dalam situasi tertekan dan memberikan laporan ABS (asal bapak senang). Atau sebentar-sebentar meminta petunjuk. Rapat-rapat rutin atau dadakan siang dan malam menjadi pegangan para menteri untuk bertindak," ujar Andi.
Andi menilai, hal ini memunculkan kondisi yang positif. Para pembantu presiden bisa bekerja dengan tenang dan iklas karena disupport oleh SBY selaku Presiden. Merekajuga tidak setiap saat selalu diintervensi.
Andi juga menilai, JK selaku wapres bekerja cukup proporsional sesuai fungsinya. Dan ini terjadi karena SBY mampu memanage para pembantunya dengan baik sesuai arahan dan garis yang ditentukan.
"Prinsip itu gagal ditangkap Syafi'i Ma'arif," tukas Andi. (djo/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 17:58 WIB
12 Tahanan Kabur Berniat Bunuh Anggota Polsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 17:56 WIB
Hayono Isman: Saya Tak Minta Anas Mundur, Tapi Jaga Kehormatan Partai!
-
Jumat, 10/02/2012 17:46 WIB
Tak Cerminkan Budaya Lokal, Gapura Mapolres Kukar Diprotes
-
Jumat, 10/02/2012 17:36 WIB
Ini Penjelasan Mendikbud Soal Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1,S2,S3
-
Jumat, 10/02/2012 17:29 WIB
KPK Amankan Barang Bukti dari Ruang Banggar Dalam 'Kotak Hitam'
-
Jumat, 10/02/2012 17:07 WIB
Orang-orang Anas Diisukan Mulai Digeser dari DPP PD
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 17:06 WIB
Sudah 460 Orang Tewas Akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Eropa
-
Jumat, 10/02/2012 16:33 WIB
Ini Dia Awal Kisah Komisi III Punya Akses Khusus ke Penjara
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

