Garuda Tak Akan Angkut Air Zamzam Selain 5 Liter yang Disediakan
Senin, 01/12/2008 09:04 WIB
Jakarta -
Untuk menjamin keadilan dan keamanan dari beban terlalu berat, manajemen Garuda Indonesia akan menolak air zamzam yang dibawa jamaah haji Indonesia selain jatah 5 liter yang sudah disediakan.
"Kami mengutamakan keselamatan penerbangan. Jadi, air zamzam di luar pemberian kami tidak akan ditolerir alias akan kami tolak," kata Senior General Manager Garuda untuk Timur Tengah dan Eropa, Nasrizal, pada wartawan MCH di Jeddah, Minggu (30/11/2008).
Menurut Nasrizal, pemberian jatah air zamzam 5 liter oleh Garuda merupakan bagian dari pelayanan Garuda kepada jamaah haji Indonesia. Mengenai jumlah yang hanya 5 liter, lanjut Nasrizal, hal itu semata-mata karena pertimbangan batas muatan bagasi dalam pesawat.
Kebijakan air zamzam 5 liter bagi jamaah haji Indonesia merupakan hasil rapat koordinasi antara Garuda dengan Konsulat Jenderal (KJRI) Jeddah, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Depag RI , Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 2008, dan tim pemantau haji Komisi VIII DPR.
"Soal 5 liter ini merupakan keputusan bersama melalui rapat koordinasi. Tahun lalu tidak diperbolehkan sama sekali. Karenanya, kami berharap jemaah haji memakluminya dengan pembatasan tersebut," pungkasnya.
Jamaah Kumpulkan Air Zamzam
Sementara itu, pantauan detikcom di Makkatul Mukarramah, para jamaah haji Indonesia sudah menyiapkan oleh-oleh khas haji dari Tanah Suci berupa air zamzam. Ada jamaah yang langsung membeli satu jerigen besar berukuran 10 liter, namun juga banyak yang membawa air zamzam diambil dari areal Masjidil Haram dengan dimasukkan ke dalam botol air mineral kecil.
"Saya sudah beli satu jerigen karena di rumah kemarin banyak yang pesan. Katanya untuk obat, itu yang saya bagi," kata jamaah haji asal Jawa Timur, Abdul Karim, pada detikcom
Menurut Abdul, teman-teman satu pemondokannya juga sudah mempersiapkan oleh-oleh air zamzam. Karena itu, dia berharap, PPIH dan Garuda tidak terlalu memperketat oleh-oleh air zamzam jika masih dalam ukuran yang wajar.
"Setiap jamaah kan ada batas maksimalnya. Kalau kita mengurangi oleh-oleh pakaian dan membawa banyak zamzam selama itu masih dalam ukurannya saya mohon tidak dipersulit," pintanya.
Saat diberitahu soal batasan air zam-am yang dibawa hanya 5 liter dan itu pun sudah disediakan oleh pihak Garuda, Abdul hanya pasrah. Tapi ia dan rekan-rekannya akan mengunakan jasa pengiriman air zamzam ke Tanah Air jika memungkinkan.
"Kalau aturannya begitu ya mau bagaimana lagi. Kalau saya bisa kirim saya akan kirim. Berapa pun biayanya. Soalnya banyak yang nunggu dan pesen di rumah," pungkasnya.
(yid/nrl)
"Kami mengutamakan keselamatan penerbangan. Jadi, air zamzam di luar pemberian kami tidak akan ditolerir alias akan kami tolak," kata Senior General Manager Garuda untuk Timur Tengah dan Eropa, Nasrizal, pada wartawan MCH di Jeddah, Minggu (30/11/2008).
Menurut Nasrizal, pemberian jatah air zamzam 5 liter oleh Garuda merupakan bagian dari pelayanan Garuda kepada jamaah haji Indonesia. Mengenai jumlah yang hanya 5 liter, lanjut Nasrizal, hal itu semata-mata karena pertimbangan batas muatan bagasi dalam pesawat.
Kebijakan air zamzam 5 liter bagi jamaah haji Indonesia merupakan hasil rapat koordinasi antara Garuda dengan Konsulat Jenderal (KJRI) Jeddah, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Depag RI , Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 2008, dan tim pemantau haji Komisi VIII DPR.
"Soal 5 liter ini merupakan keputusan bersama melalui rapat koordinasi. Tahun lalu tidak diperbolehkan sama sekali. Karenanya, kami berharap jemaah haji memakluminya dengan pembatasan tersebut," pungkasnya.
Jamaah Kumpulkan Air Zamzam
Sementara itu, pantauan detikcom di Makkatul Mukarramah, para jamaah haji Indonesia sudah menyiapkan oleh-oleh khas haji dari Tanah Suci berupa air zamzam. Ada jamaah yang langsung membeli satu jerigen besar berukuran 10 liter, namun juga banyak yang membawa air zamzam diambil dari areal Masjidil Haram dengan dimasukkan ke dalam botol air mineral kecil.
"Saya sudah beli satu jerigen karena di rumah kemarin banyak yang pesan. Katanya untuk obat, itu yang saya bagi," kata jamaah haji asal Jawa Timur, Abdul Karim, pada detikcom
Menurut Abdul, teman-teman satu pemondokannya juga sudah mempersiapkan oleh-oleh air zamzam. Karena itu, dia berharap, PPIH dan Garuda tidak terlalu memperketat oleh-oleh air zamzam jika masih dalam ukuran yang wajar.
"Setiap jamaah kan ada batas maksimalnya. Kalau kita mengurangi oleh-oleh pakaian dan membawa banyak zamzam selama itu masih dalam ukurannya saya mohon tidak dipersulit," pintanya.
Saat diberitahu soal batasan air zam-am yang dibawa hanya 5 liter dan itu pun sudah disediakan oleh pihak Garuda, Abdul hanya pasrah. Tapi ia dan rekan-rekannya akan mengunakan jasa pengiriman air zamzam ke Tanah Air jika memungkinkan.
"Kalau aturannya begitu ya mau bagaimana lagi. Kalau saya bisa kirim saya akan kirim. Berapa pun biayanya. Soalnya banyak yang nunggu dan pesen di rumah," pungkasnya.
(yid/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 12:16 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka, Sopir Diamankan di Polsek Kadipaten
-
Minggu, 12/02/2012 12:14 WIB
Bus Karunia Bakti Masih Beroperasi di Garut
-
Minggu, 12/02/2012 12:11 WIB
Kapolres Majalengka: Korban Tewas Kecelakaan Bus 2 Orang, Korban Luka 12
-
Minggu, 12/02/2012 12:03 WIB
Pantau Lapas, Wamenkum HAM Perbanyak Monitor CCTV di Ruang Kerja
-
Minggu, 12/02/2012 11:48 WIB
Tunggu Jam Baik, Hendardji-Rizapatria Mendaftar ke KPUD DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 11:38 WIB
Bus Tabrak Delman, Motor dan Truk di Majalengka, 3 Orang Tewas
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
515 Komentar
-
438 Komentar
-
374 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

