Supersemar Beredar di Internet
Ahli Telematika: Harus ada 'Barang' Asli Untuk Pembuktian
Selasa, 02/12/2008 07:29 WIB
Jakarta -
Keberadaan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dianggap masih menjadi misteri. Supersemar yang saat ini beredar di internet pun, sulit dibuktikan keasliannya.
"Yang merasa memiliki atau menemukan perlu ditantang untuk menunjukkan 'barang'nya," ujar pakar telematika Heru Sutadi kepada detikcom, Senin malam (1/12/2008).
Secara teknis, menurut Heru, jika ada kemunculan yang menyebutkan adanya dokumen Supersemar baru apalagi digital, harus dilihat 'barang' aslinya. Hal ini dikarenakan dengan digitalisasi, proses rekayasa, dapat dengan mudah dilakukan dalam waktu sekejap saja.
Sehingga menurutnya, pihak yang merasa memiliki atau menemukan Supersemar asli tersebut perlu menunjukkan keaslian surat tersebut.
"Baru kemudian tetap perlu ditelaah, misalnya dengan melihat warna kertas, umum kertas, jenis tulisan, tinta tulis maupun mesin ketik yang dipakai," jelas Heru.
Heru juga menambahkan ada dua versi Supersemar yang saat ini diketahui, yakni versi dua halaman dan satu halaman. Menurutnya, sulit untuk menentukan mana Supersemar yang asli atau bagaimana peristiwa sesungguhnya Supersemar.
"Baiknya, memang yang merasa memiliki, termasuk anak cucunya mengembalikan ke negara utuk disimpan," imbuh Heru.
Menurut Heru, banyak tokoh yang terlibat langsung pernah ditanyakan namun tidak ada jawaban yang memuaskan publik. Mulai dari M Yusuf, Basuki Rakhmat hingga Soeharto tidak mampu menjawab misteri tersebut.
"Dengan wafatnya Soeharto, soal Supersemar memang belum juga bisa dikuak kebenaran bagaimana peristiwa itu terjadi," pungkasnya.
(nov/mad)
"Yang merasa memiliki atau menemukan perlu ditantang untuk menunjukkan 'barang'nya," ujar pakar telematika Heru Sutadi kepada detikcom, Senin malam (1/12/2008).
Secara teknis, menurut Heru, jika ada kemunculan yang menyebutkan adanya dokumen Supersemar baru apalagi digital, harus dilihat 'barang' aslinya. Hal ini dikarenakan dengan digitalisasi, proses rekayasa, dapat dengan mudah dilakukan dalam waktu sekejap saja.
Sehingga menurutnya, pihak yang merasa memiliki atau menemukan Supersemar asli tersebut perlu menunjukkan keaslian surat tersebut.
"Baru kemudian tetap perlu ditelaah, misalnya dengan melihat warna kertas, umum kertas, jenis tulisan, tinta tulis maupun mesin ketik yang dipakai," jelas Heru.
Heru juga menambahkan ada dua versi Supersemar yang saat ini diketahui, yakni versi dua halaman dan satu halaman. Menurutnya, sulit untuk menentukan mana Supersemar yang asli atau bagaimana peristiwa sesungguhnya Supersemar.
"Baiknya, memang yang merasa memiliki, termasuk anak cucunya mengembalikan ke negara utuk disimpan," imbuh Heru.
Menurut Heru, banyak tokoh yang terlibat langsung pernah ditanyakan namun tidak ada jawaban yang memuaskan publik. Mulai dari M Yusuf, Basuki Rakhmat hingga Soeharto tidak mampu menjawab misteri tersebut.
"Dengan wafatnya Soeharto, soal Supersemar memang belum juga bisa dikuak kebenaran bagaimana peristiwa itu terjadi," pungkasnya.
(nov/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
400 Komentar
-
334 Komentar
-
304 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

