Pakar Pangan Tantang KPU untuk Audit
Rabu, 03/12/2008 23:23 WIB
Jakarta -
Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertindak tegas terhadap partai-partai politik yang melanggar aturan dana kampnye. Pakar Pangan sendiri siap dana kampanyenya untuk diaudit.
"Menghadapi audit dana kampanye kita siap, bahkan kita sudah punya rekening di Bank Mandiri. Silakan kapan KPU mau audit," kata Sekjen Dewan Pimpinan Nasional Pakar Pangan Jackson Kumaat yang dihubungi detikcom, Rabu (3/12/2008).
Seperti diberitakan sebelumny, KPU telah mengeluarkan aturan tentang persyaratan para penyumbang dana atau donatur kampanye bagi partai politik harus menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pakar Pangan justru mempertanyakan aturan itu kepada KPU seperti apa bila ada parpol dan donatur yang melanggarnya, mengingat dalam aturan tidak jelas.
"Justru saya desak KPU, apa sanksinya bagi pelanggar yang tidak melaporkan dana kampanye dan donatur yang tidak punya NPWP?" tegasnya.
Jackson mengungkapkan, saat ini sejumlah partai-partai politik besar memiliki anggaran belanja ikan yang sangat besar mencapai Rp 800 miliar.
"Segera KPU tanyakan? Donaturnya dari mana? Jumlahnya berapa? NPWP-nya mana?" ujarnya lagi.
Jackson menambahkan, dana kampanye para calegnya yang berjumlah 5.100 se-Indonesia itu menggunakan dana pribadi. Mereka juga tidak pernah dimintai uang untuk disetor ke Jakarta guna mendukung kampanyenya dan kampanye partai secara nasional.
Oleh sebab itu, KPU juga dipersilakan mengaudit calegnya dalam memperoleh dan menggunakan dana kampanyenya. "Artinya, mereka semua mengeluarkan dana sendiri, silakan diaudit, sesuai apa tidak," imbuhnya. (zal/irw)
"Menghadapi audit dana kampanye kita siap, bahkan kita sudah punya rekening di Bank Mandiri. Silakan kapan KPU mau audit," kata Sekjen Dewan Pimpinan Nasional Pakar Pangan Jackson Kumaat yang dihubungi detikcom, Rabu (3/12/2008).
Seperti diberitakan sebelumny, KPU telah mengeluarkan aturan tentang persyaratan para penyumbang dana atau donatur kampanye bagi partai politik harus menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pakar Pangan justru mempertanyakan aturan itu kepada KPU seperti apa bila ada parpol dan donatur yang melanggarnya, mengingat dalam aturan tidak jelas.
"Justru saya desak KPU, apa sanksinya bagi pelanggar yang tidak melaporkan dana kampanye dan donatur yang tidak punya NPWP?" tegasnya.
Jackson mengungkapkan, saat ini sejumlah partai-partai politik besar memiliki anggaran belanja ikan yang sangat besar mencapai Rp 800 miliar.
"Segera KPU tanyakan? Donaturnya dari mana? Jumlahnya berapa? NPWP-nya mana?" ujarnya lagi.
Jackson menambahkan, dana kampanye para calegnya yang berjumlah 5.100 se-Indonesia itu menggunakan dana pribadi. Mereka juga tidak pernah dimintai uang untuk disetor ke Jakarta guna mendukung kampanyenya dan kampanye partai secara nasional.
Oleh sebab itu, KPU juga dipersilakan mengaudit calegnya dalam memperoleh dan menggunakan dana kampanyenya. "Artinya, mereka semua mengeluarkan dana sendiri, silakan diaudit, sesuai apa tidak," imbuhnya. (zal/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 17:31 WIB
Hendardji Tahu Bakal Cagubnya Pernah Terseret Kasus Korupsi
-
Minggu, 12/02/2012 17:28 WIB
Amir Pastikan Nasir Tak Punya Kartu Akses Tahanan Kemenkum
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 16:54 WIB
Kecelakaan Beruntun di Majalengka Diduga karena Kaki Sopir Bus Terjepit
-
Minggu, 12/02/2012 16:48 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Majalengka Bertambah Jadi 3 Orang
-
Minggu, 12/02/2012 16:15 WIB
Malaysia Deportasi Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
-
Minggu, 12/02/2012 16:54 WIB
Kecelakaan Beruntun di Majalengka Diduga karena Kaki Sopir Bus Terjepit
-
Minggu, 12/02/2012 16:13 WIB
Timer Bus Kurnia Bakti akan Dimintai Keterangan
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
579 Komentar
-
462 Komentar
-
376 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

