Rakyat Kecewa Penanganan Krisis SBY-JK
Selasa, 09/12/2008 14:45 WIB
Jakarta -
Survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menunjukkan 31,49 persen rakyat kecewa terhadap penanganan krisis ekonomi oleh pemerintah SBY-JK. Sedangkan jumlah yang menginginkan perubahan kebijakan jauh lebih tinggi, yakni sebesar 84,56 persen.
"31,49 Persen responden kecewa terhadap penanganan pemerintah atas krisis ekonomi, 30,75 persen menyatakan puas, dan 37,76 persen menyatakan biasa saja," ujar Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid dalam konferensi pers di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2008).
Survei tersebut dilakukan dengan menyebar kuosioner kepada responden pada tanggal 24 November hingga 4 Desember 2008. Jumlah responden sebanyak 1.355 orang yang tersebar di 33 provinsi, 139 kabupaten/kota, 278 kecamatan, dan 556 kelurahan/desa. Dengan margin of error 3-5 persen, survei ini memiliki tingkat keyakinan 95 persen.
Menurut Husin, kekecewaan terhadap kinerja pemerintah dalam menangani krisis tersebut berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan SBY-JK di sisa masa kekuasaannya. Sebesar 38,43 persen responden menyatakan tidak yakin pemerintah akan dapat membuat keadaan lebih baik, sedangkan 35,46 persen mengatakan yakin. Sisanya sebesar 26,11 tidak berkomentar.
Karena kekecewaan tersebut, terang Husin, masyarakat memerlukan perubahan.
"Mayoritas responden membutuhkan perubahan dan pembaharuan," ucapnya.
84,56 Persen reponden, lanjut Husin, mengaku ingin adanya perubahan dan pembaharuan dalam kebijakan pemerintah. Hanya 4,90 responden yang menyatakan tidak perlu. Sedangkan sisanya, 10,54 persen, tidak menjawab.
"Ini membuktikan responden butuh adanya penyegaran dalam pemerintahan periode 2009-2014," tandasnya.
Perubahan-perubahan itu, jelas Husin, mencakup bidang ekonomi (kebutuhan pokok yang murah dan mudah didapat), lapangan kerja, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, pertanian, sosial, dan hukum. (asy/asy)
"31,49 Persen responden kecewa terhadap penanganan pemerintah atas krisis ekonomi, 30,75 persen menyatakan puas, dan 37,76 persen menyatakan biasa saja," ujar Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid dalam konferensi pers di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2008).
Survei tersebut dilakukan dengan menyebar kuosioner kepada responden pada tanggal 24 November hingga 4 Desember 2008. Jumlah responden sebanyak 1.355 orang yang tersebar di 33 provinsi, 139 kabupaten/kota, 278 kecamatan, dan 556 kelurahan/desa. Dengan margin of error 3-5 persen, survei ini memiliki tingkat keyakinan 95 persen.
Menurut Husin, kekecewaan terhadap kinerja pemerintah dalam menangani krisis tersebut berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan SBY-JK di sisa masa kekuasaannya. Sebesar 38,43 persen responden menyatakan tidak yakin pemerintah akan dapat membuat keadaan lebih baik, sedangkan 35,46 persen mengatakan yakin. Sisanya sebesar 26,11 tidak berkomentar.
Karena kekecewaan tersebut, terang Husin, masyarakat memerlukan perubahan.
"Mayoritas responden membutuhkan perubahan dan pembaharuan," ucapnya.
84,56 Persen reponden, lanjut Husin, mengaku ingin adanya perubahan dan pembaharuan dalam kebijakan pemerintah. Hanya 4,90 responden yang menyatakan tidak perlu. Sedangkan sisanya, 10,54 persen, tidak menjawab.
"Ini membuktikan responden butuh adanya penyegaran dalam pemerintahan periode 2009-2014," tandasnya.
Perubahan-perubahan itu, jelas Husin, mencakup bidang ekonomi (kebutuhan pokok yang murah dan mudah didapat), lapangan kerja, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, pertanian, sosial, dan hukum. (asy/asy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 05/02/2009 18:16 WIB
Survei Puskaptis
Sultan Cawapres Paling Moncer
-
Selasa, 30/12/2008 15:53 WIB
2009, Popularitas dan Peluang SBY-JK Menurun
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

