
Menkes: Program Kesehatan Gratis Daerah Harus Bersinergi dengan Pusat
Rabu, 17/12/2008 12:19 WIB
dok detikcom
Mataram -
Sejumlah pemerintah daerah saat ini tengah menggalakan program kesehatan bagi masyarakat miskin. Namun diingatkan, kebijakan tersebut tidak boleh tumpang tindih dengan program kesehatan gratis pemerintah pusat.
Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat menghadiri perayaan HUT ke-50 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di lapangan Bumigora, Kantor Gubernur NTB, Jl Pejanggi Kota Mataram, Rabu (17/12/2008).
"Program kesehatan gratis pemprov agar mensinergikan dengan program Jamkesmas. Pemda harus melayani masyarakat miskin yang belum tercover Jamkesmas. Itu gunanya saya datang ke sini agar prgram kesehatan yang disiapkan Pemprov NTB tidak tumpang tindih," kata Siti.
Dalam kesempatan itu, Siti juga memberikan bantuan Rp 45 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) rujukan. RS ini akan dibangun di Pulau Sumbawa pada 2009 nanti. Menurut Siti, jumlah RS rujukan masih sangat kurang di Indonesia. Idealnya, setiap kabupaten memiliki 1 buah RS rujukan.
Di Provinsi NTB hingga kini masih ada 2 kabupaten yang belum memiliki RS rujukan, yakni kabupaten Sumbawa Barat dan Lombok Utara. Selama ini, warga kedua kabupaten tersebut yang ingin berobat ke RS rujukan harus ke Mataram. Mereka harus menyeberangi lautan dan menempuh perjalanan sejauh 12 jam. (djo/djo)
Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat menghadiri perayaan HUT ke-50 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di lapangan Bumigora, Kantor Gubernur NTB, Jl Pejanggi Kota Mataram, Rabu (17/12/2008).
"Program kesehatan gratis pemprov agar mensinergikan dengan program Jamkesmas. Pemda harus melayani masyarakat miskin yang belum tercover Jamkesmas. Itu gunanya saya datang ke sini agar prgram kesehatan yang disiapkan Pemprov NTB tidak tumpang tindih," kata Siti.
Dalam kesempatan itu, Siti juga memberikan bantuan Rp 45 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) rujukan. RS ini akan dibangun di Pulau Sumbawa pada 2009 nanti. Menurut Siti, jumlah RS rujukan masih sangat kurang di Indonesia. Idealnya, setiap kabupaten memiliki 1 buah RS rujukan.
Di Provinsi NTB hingga kini masih ada 2 kabupaten yang belum memiliki RS rujukan, yakni kabupaten Sumbawa Barat dan Lombok Utara. Selama ini, warga kedua kabupaten tersebut yang ingin berobat ke RS rujukan harus ke Mataram. Mereka harus menyeberangi lautan dan menempuh perjalanan sejauh 12 jam. (djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 06:02 WIB
Kelebihan Muatan, Pick Up Terbalik di Tol Pondok Gede Timur
-
Selasa, 14/02/2012 05:43 WIB
Perkantoran Kemendagri Kalibata Terbakar, 14 Mobil Pemadam Meluncur
-
Selasa, 14/02/2012 05:02 WIB
8 Poin Kode Etik Dihapus MA, KY Harus Optimalkan Hak Sadap Telepon Hakim
-
Selasa, 14/02/2012 04:17 WIB
Dua Bayi Tanpa Dinding Perut Dirawat di RSUP Adam Malik Medan
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 04:06 WIB
Pria Diduga Bandar Narkoba Terjaring Razia Kumpul Kebo di Depok
-
614 Komentar
-
506 Komentar
-
452 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

