Partai Persatuan Pembangunan (24)
Jumat, 26/12/2008 10:05 WIB
Jakarta -
Tanggal berdiri : 5 Januari 1973
Inisiator : -
Pendiri : Fusi dari Partai NU, PSII, Perti dan Parmusi
Azas : Pancasila
Lambang Partai : Gambar kabah dalam kotak dengan warna latar hijau.
Ketua Umum : Suryadharma Ali
Sekretaris Jenderal : Irgan Chairul Mahfidz
Alamat : Kantor DPP PPP, Jl. Diponegoro No.60. Jakarta 10310, Telp/Fax : 021-31936338, 31926164. Fax: 3142558
SEJARAH
Dibukanya kran demokrasi seiring datangnya era reformasi, sempat membuat PPP diprediksi banyak pihak akan menenggelamkan eksistensi PPP. Maklum saja, PPP berasal dari fusi 4 parpol Islam yang 'dipaksakan' bergabung oleh Orde Baru. Jadi manakala, aspirasi pemilih Muslim tak lagi tunggal, PPP bisa karam.
Tapi analisa tersebut ternyata tak cepat terjadi. Pada Pemilu 1999, PPP masih mampu merebut 59 kursi di DPR. Demikian juga pada Pemilu 2004, mereka hanya terlepas 1 kursi menjadi 58 kursi di DPR. Lolosnya PPP dari ujian ini membuat PPP masih diperhitungkan sebagai kekuatan tersendiri.
Memasuki tahun 2009 ini, PPP harus melewati berbagai deraan. Citra partai ini diuji menyusul dengan tertangkapnya Al Amin Nurdi, anggota DPR dari PPP dalam kasus korupsi. Belum lagi isu ketidakharmonisan Ketum PPP, Suryadharma Ali dengan Bachtiar Chamsyah yang notabene sama-sama anggota Kabinet negara saat ini.
VISI & MISI
1. PPP berkhidmat untuk berjuang dalam mewujudkan dan membina manusia dan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, meningkatkan mutu kehidupan beragama, mengembangkan Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim). Dengan demikian PPP mencegah berkembangnya faham-faham atheisme, komunisme/marxisme/leninisme, serta sekularisme, dan pendangkalan agama dalam kehidupan bangsa Indonesia.
2. PPP berkhidmat untuk memperjuangkan hak-hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia sesuai harkat dan martabatnya dengan memperhatikan nilai-nilai agama terutama nilai-nilai ajaran Islam, dengan mengembangkan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia). Dengan demikian PPP mencegah dan menentang berkembangnya neo-feodalisme, faham-faham yang melecehkan martabat manusia, proses dehumanisasi, diskriminasi, dan budaya kekerasan.
3. PPP berkhidmat untuk berjuang memelihara rasa aman, mempertahankan dan memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengembangkan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa). Dengan demikian PPP mencegah dan menentang proses disintegrasi, perpecahan dan konflik sosial yang membahayakan keutuhan bangsa Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
PENCAPAIAN PADA PEMILU SEBELUMNYA:
1999 = 11.329.905 suara atau 10,7% (59 kursi di DPR)
2004 = 9.266.444 suara atau 8,16% (58 kursi di DPR)
SITUS PARPOL : www.ppp.or.id
(tbs/tbs)
Inisiator : -
Pendiri : Fusi dari Partai NU, PSII, Perti dan Parmusi
Azas : Pancasila
Lambang Partai : Gambar kabah dalam kotak dengan warna latar hijau.
Ketua Umum : Suryadharma Ali
Sekretaris Jenderal : Irgan Chairul Mahfidz
Alamat : Kantor DPP PPP, Jl. Diponegoro No.60. Jakarta 10310, Telp/Fax : 021-31936338, 31926164. Fax: 3142558
SEJARAH
Dibukanya kran demokrasi seiring datangnya era reformasi, sempat membuat PPP diprediksi banyak pihak akan menenggelamkan eksistensi PPP. Maklum saja, PPP berasal dari fusi 4 parpol Islam yang 'dipaksakan' bergabung oleh Orde Baru. Jadi manakala, aspirasi pemilih Muslim tak lagi tunggal, PPP bisa karam.
Tapi analisa tersebut ternyata tak cepat terjadi. Pada Pemilu 1999, PPP masih mampu merebut 59 kursi di DPR. Demikian juga pada Pemilu 2004, mereka hanya terlepas 1 kursi menjadi 58 kursi di DPR. Lolosnya PPP dari ujian ini membuat PPP masih diperhitungkan sebagai kekuatan tersendiri.
Memasuki tahun 2009 ini, PPP harus melewati berbagai deraan. Citra partai ini diuji menyusul dengan tertangkapnya Al Amin Nurdi, anggota DPR dari PPP dalam kasus korupsi. Belum lagi isu ketidakharmonisan Ketum PPP, Suryadharma Ali dengan Bachtiar Chamsyah yang notabene sama-sama anggota Kabinet negara saat ini.
VISI & MISI
1. PPP berkhidmat untuk berjuang dalam mewujudkan dan membina manusia dan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, meningkatkan mutu kehidupan beragama, mengembangkan Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim). Dengan demikian PPP mencegah berkembangnya faham-faham atheisme, komunisme/marxisme/leninisme, serta sekularisme, dan pendangkalan agama dalam kehidupan bangsa Indonesia.
2. PPP berkhidmat untuk memperjuangkan hak-hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia sesuai harkat dan martabatnya dengan memperhatikan nilai-nilai agama terutama nilai-nilai ajaran Islam, dengan mengembangkan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia). Dengan demikian PPP mencegah dan menentang berkembangnya neo-feodalisme, faham-faham yang melecehkan martabat manusia, proses dehumanisasi, diskriminasi, dan budaya kekerasan.
3. PPP berkhidmat untuk berjuang memelihara rasa aman, mempertahankan dan memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengembangkan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa). Dengan demikian PPP mencegah dan menentang proses disintegrasi, perpecahan dan konflik sosial yang membahayakan keutuhan bangsa Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
PENCAPAIAN PADA PEMILU SEBELUMNYA:
1999 = 11.329.905 suara atau 10,7% (59 kursi di DPR)
2004 = 9.266.444 suara atau 8,16% (58 kursi di DPR)
SITUS PARPOL : www.ppp.or.id
(tbs/tbs)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
444 Komentar
-
389 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

