Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (7)
Sabtu, 27/12/2008 05:17 WIB
Jakarta -
Tanggal berdiri : 15 Desember 1998
Inisiator : Edi Sudrajat
Tokoh pendiri : Edi Sudrajat, Hayono Isman
Azas : Pancasila
Lambang partai : Burung Garuda beserta padi dan kapas dalam perisai berwarna merah putih.
Ketua Umum : Meutia Hatta
Sekretaris Jenderal : Samuel Samson
Alamat : Kantor DPP PKPI, Jl. Cilandak Raya KKO No. 32 Jakarta Selatan 12560 Telp: (021) 7807653 / 7807656 Fax: (021) 7807653 / 7807657
SEJARAH
Berdirinya PKP merupakan buntut perselisihan intern Golkar sejak Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar 1998. Selain itu, alasan kubu Jenderal (Purn) Edi Sudradjat untuk mendirikan partai sendiri karena menganggap Golkar pimpinan Ir Akbar Tandjung kurang aspiratif dan kurang reformis. Pasalnya, Golkar tidak konsisten dalam mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 karena bersedia mencabut Ketetapan (Tap) No IV/MPR/1983 tentang Referendum yang berfungsi mengamankan dasar negara tersebut.
Dalam perjalanannya mengikuti Pemilu 1999, partai ini ternyata tak lolos electoral treshold (ET) sebanyak 2% suara. Akibatnya, namanya harus diubah dengan ditambahi kata Indonesia agar bisa menjadi peserta Pemilu 2004. Saat ini, posisi ketua umum ditempati Meutia Hatta, putri sulung dari proklamator RI, Muhammad Hatta.
VISI & MISI
Membangun kehidupan rakyat, masyarakat, bangsa dan negara yang berkeadilan dan bersatu dalam suatu kesatuan makna dan napas perjuangan dengan menjunjung tinggi supremasi hukum.
PENCAPAIAN PADA PEMILU SEBELUMNYA :
1999 = 1.065.686 suara atau 1,0% (6 kursi di DPR) - bernama PKP
2004 = 1.228.497 suara atau 1.09% (0 kursi di DPR)
SITUS PARPOL : www.pkpi.org
(tbs/tbs)
Inisiator : Edi Sudrajat
Tokoh pendiri : Edi Sudrajat, Hayono Isman
Azas : Pancasila
Lambang partai : Burung Garuda beserta padi dan kapas dalam perisai berwarna merah putih.
Ketua Umum : Meutia Hatta
Sekretaris Jenderal : Samuel Samson
Alamat : Kantor DPP PKPI, Jl. Cilandak Raya KKO No. 32 Jakarta Selatan 12560 Telp: (021) 7807653 / 7807656 Fax: (021) 7807653 / 7807657
SEJARAH
Berdirinya PKP merupakan buntut perselisihan intern Golkar sejak Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar 1998. Selain itu, alasan kubu Jenderal (Purn) Edi Sudradjat untuk mendirikan partai sendiri karena menganggap Golkar pimpinan Ir Akbar Tandjung kurang aspiratif dan kurang reformis. Pasalnya, Golkar tidak konsisten dalam mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 karena bersedia mencabut Ketetapan (Tap) No IV/MPR/1983 tentang Referendum yang berfungsi mengamankan dasar negara tersebut.
Dalam perjalanannya mengikuti Pemilu 1999, partai ini ternyata tak lolos electoral treshold (ET) sebanyak 2% suara. Akibatnya, namanya harus diubah dengan ditambahi kata Indonesia agar bisa menjadi peserta Pemilu 2004. Saat ini, posisi ketua umum ditempati Meutia Hatta, putri sulung dari proklamator RI, Muhammad Hatta.
VISI & MISI
Membangun kehidupan rakyat, masyarakat, bangsa dan negara yang berkeadilan dan bersatu dalam suatu kesatuan makna dan napas perjuangan dengan menjunjung tinggi supremasi hukum.
PENCAPAIAN PADA PEMILU SEBELUMNYA :
1999 = 1.065.686 suara atau 1,0% (6 kursi di DPR) - bernama PKP
2004 = 1.228.497 suara atau 1.09% (0 kursi di DPR)
SITUS PARPOL : www.pkpi.org
(tbs/tbs)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
446 Komentar
-
400 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

