Deplu Tuding BNP2TKI Kenakan Biaya dalam Pemutihan TKI
Minggu, 28/12/2008 06:47 WIB
Jakarta -
Departemen Luar Negeri (Deplu) membantah pernyataan pihak Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terkait pemutihan TKI di Suriah. Pihak Deplu justru menuding adanya permintaan uang dalam proses itu.
"Rencana BNP2TKI untuk pendaftaran, akan ada biaya yang dikenakan kepada setiap TKW di luar paspor. Hal ini membebani TKW dan tidak ada kejelasan uang akan disetor ke negara atau tidak," kata Direktur Perlindungan WNI Deplu Teguh Wardoyo dalam siaran pers, Sabtu (27/12/2008).
Menurutnya, hal itulah yang membuat Deplu tidak berani begitu saja memberikan pemutihan.
"Dan Deplu tidak tahu rencana instansi terkait yang seharusnya bertanggung jawab dalam masalah TKI untuk mengadakan pemutěhan melalui rapat interdep sesuai mekanisme kerjasama antarinstansi pemerintah," jelasnya.
Teguh melanjutkan Deplu pada tahun 2007 telah mengirim tim ke KBRI Suriah untuk pemutihan dan berhasil meregister 5 ribu TKW.
"Proses yg dilakukan Deplu gratis, mereka hanya bayar biaya paspor sesuai PNBP. Dan Suriah sudah dinyatakan sebagai negara penempatan oleh Menaker pada tahun 2007," tutup Teguh.
Sebelumnya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2 TKI) menyatakan penyesalannya pada Deplu terkait tidak memberi izin dalam upaya pemutihan TKI.
Menurut BNP2TKI, pihak agensi tenaga kerja di Suriah maupun PPTKI Swasta (PPTKIS) di Indonesia sudah setuju dengan formula 50:50. Artinya setiap pengiriman TKI dari Indonesia harus mendapatkan legalisasi oleh TKI di Suriah disertai pembayaran premi asuransi yang diketahui KBRI. Akan tetapi hal itu belum bisa dilakukan karena belum ada perintah tertulis dari Deplu. (ndr/nwk)
"Rencana BNP2TKI untuk pendaftaran, akan ada biaya yang dikenakan kepada setiap TKW di luar paspor. Hal ini membebani TKW dan tidak ada kejelasan uang akan disetor ke negara atau tidak," kata Direktur Perlindungan WNI Deplu Teguh Wardoyo dalam siaran pers, Sabtu (27/12/2008).
Menurutnya, hal itulah yang membuat Deplu tidak berani begitu saja memberikan pemutihan.
"Dan Deplu tidak tahu rencana instansi terkait yang seharusnya bertanggung jawab dalam masalah TKI untuk mengadakan pemutěhan melalui rapat interdep sesuai mekanisme kerjasama antarinstansi pemerintah," jelasnya.
Teguh melanjutkan Deplu pada tahun 2007 telah mengirim tim ke KBRI Suriah untuk pemutihan dan berhasil meregister 5 ribu TKW.
"Proses yg dilakukan Deplu gratis, mereka hanya bayar biaya paspor sesuai PNBP. Dan Suriah sudah dinyatakan sebagai negara penempatan oleh Menaker pada tahun 2007," tutup Teguh.
Sebelumnya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2 TKI) menyatakan penyesalannya pada Deplu terkait tidak memberi izin dalam upaya pemutihan TKI.
Menurut BNP2TKI, pihak agensi tenaga kerja di Suriah maupun PPTKI Swasta (PPTKIS) di Indonesia sudah setuju dengan formula 50:50. Artinya setiap pengiriman TKI dari Indonesia harus mendapatkan legalisasi oleh TKI di Suriah disertai pembayaran premi asuransi yang diketahui KBRI. Akan tetapi hal itu belum bisa dilakukan karena belum ada perintah tertulis dari Deplu. (ndr/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
447 Komentar
-
401 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

