Jakarta Panas

Angin Kencang Bertiup, Awan Pudar Tak Sisakan Titik Hujan

Nograhany Widhi K - detikNews
Senin, 05/01/2009 08:58 WIB
(Ilustrasi: bmg.go.id)
Jakarta - Huffs, panas dan gerah menaungi Jakarta selama lima hari ini. Anda merasakan juga? Ini memang kondisi yang anomali alias penyimpangan dari yang biasa.

"Ini tidak normal," ujar Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Zakir ketika dihubungi detikcom, Senin (5/1/2009).

Zakir menjelaskan, kondisi panas ini disebabkan angin yang bertiup kencang. Angin yang bertiup ini alih-alih membuat awan menurunkan hujan, formasi awan yang membawa uap air itu malah pudar dan hilang. Kelembaban pun menjadi rendah.

"Musim hujan belum bergeser. Ini menyimpang dari kebiasaan. Angin terlalu kencang, sehingga sangat sulit tumbuh awan," jelas dia.

Karena formasi awan pudar dan hilang, maka awan berkurang. Hasilnya, awan-awan yang membantu menyerap radiasi sinar Matahari itu kali ini sedikit saja bisa menyerap.

"Awan sedikit menyerap, dan radiasi langsung mencapai ke bumi. Kita berharap pekan ini akan berakhir kondisinya," lanjut Zakir. (nwk/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel