Korupsi Buku Pelajaran
Bupati Sleman Diperiksa Lagi di Polda DIY
Selasa, 06/01/2009 12:08 WIB
Yogyakarta -
Bupati Sleman, Ibnu Subiyanto kembali mendatangi Markas Polda DIY. Ibnu resmi diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi setelah tim penyidik menerima surat izin pemeriksaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ibnu dipanggil dan diperiksa ulang penyidik Polda DIY dalam kasus dugaan korupsi buku ajar Sleman senilai Rp 12 miliar. Sebelumnya Ibnu menyatakan menolak diperiksa petugas dengan alasan pihaknya belum menerima surat izin resmi yang ditandatangani presiden.
Ibnu memenuhi panggilan petugas di Mapolda DIY Jl Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman pukul 09.00 WIB. Ibnu yang datang mengenakan kemeja batik warna coklat itu didampingi penasehat hukumnya, Andi Rais. Saat memasuki gedung Mapolda, Ibnu berjalan dengan tergesa-gesa.
"No comment," kata Ibnu saat dicegat wartawan yang menunggu sejak pagi.
Dia langsung menuju ruang pidkor, Direskrim Polda DIY dilantai II. Di tempat itu, Ibnu disambut Kasat Pidkor, AKBP Sugeng Widodo bersama tiga orang anggota penyidik. Tak lama setelah Ibnu masuk, Sugeng langsung menunjukkan surat izin resmi pemeriksaan terhadap dirinya.
Surat yang sudah ditandatangani Presiden SBY itu telah diterima Mabes Polri dan Polda DIY pada akhir bulan Desember 2008. Sebelumnya pada tanggal 16 Desember 2008, Ibnu menolak diperiksa dengan alasan belum menerima surat resmi.
"Hari ini, klien kami sudah memenuhi panggilan polisi. Klien kami sudah menerima salinan surat tersebut. Jadi tidak benar kalau klien kami sengaja mengulur-ulur waktu. Kami hanya ingin sesuai prosedur saja," kata penasehat hukum Ibnu, Andi Rais.
Andi mengatakan, sampai pukul 11.30 WIB, pemeriksaan masih berlangsung namun belum menyangkut materi pemeriksaan yakni kasus korupsi buku ajar Sleman. Pemeriksaan masih tahap awal hingga latar belakang permasalahan.
"Belum masuk ke materi, masih pemeriksaan awal dan kondisi kesehatan dan apakah siap diperiksa," ungkap Andi.
(bgs/djo)
Ibnu dipanggil dan diperiksa ulang penyidik Polda DIY dalam kasus dugaan korupsi buku ajar Sleman senilai Rp 12 miliar. Sebelumnya Ibnu menyatakan menolak diperiksa petugas dengan alasan pihaknya belum menerima surat izin resmi yang ditandatangani presiden.
Ibnu memenuhi panggilan petugas di Mapolda DIY Jl Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman pukul 09.00 WIB. Ibnu yang datang mengenakan kemeja batik warna coklat itu didampingi penasehat hukumnya, Andi Rais. Saat memasuki gedung Mapolda, Ibnu berjalan dengan tergesa-gesa.
"No comment," kata Ibnu saat dicegat wartawan yang menunggu sejak pagi.
Dia langsung menuju ruang pidkor, Direskrim Polda DIY dilantai II. Di tempat itu, Ibnu disambut Kasat Pidkor, AKBP Sugeng Widodo bersama tiga orang anggota penyidik. Tak lama setelah Ibnu masuk, Sugeng langsung menunjukkan surat izin resmi pemeriksaan terhadap dirinya.
Surat yang sudah ditandatangani Presiden SBY itu telah diterima Mabes Polri dan Polda DIY pada akhir bulan Desember 2008. Sebelumnya pada tanggal 16 Desember 2008, Ibnu menolak diperiksa dengan alasan belum menerima surat resmi.
"Hari ini, klien kami sudah memenuhi panggilan polisi. Klien kami sudah menerima salinan surat tersebut. Jadi tidak benar kalau klien kami sengaja mengulur-ulur waktu. Kami hanya ingin sesuai prosedur saja," kata penasehat hukum Ibnu, Andi Rais.
Andi mengatakan, sampai pukul 11.30 WIB, pemeriksaan masih berlangsung namun belum menyangkut materi pemeriksaan yakni kasus korupsi buku ajar Sleman. Pemeriksaan masih tahap awal hingga latar belakang permasalahan.
"Belum masuk ke materi, masih pemeriksaan awal dan kondisi kesehatan dan apakah siap diperiksa," ungkap Andi.
(bgs/djo)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
391 Komentar
-
358 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

