Krisis Gaza
Menlu Hassan: Masalah Intinya Adalah Penjajahan
Selasa, 06/01/2009 13:41 WIB
Jakarta -
Di tengah derasnya kecaman dunia internasional terhadap serangan Israel ke Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 500 orang, sejumlah negara Barat justru menyatakan bahwa aksi Israel tersebut adalah semata-mata untuk membela diri. Terhadap hal ini, Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda menegaskan, hal tersebut keliru dan merupakan upaya untuk menggeser permasalahan.
"Sebagian negara Barat menggeser permasalahan ini sebagai pembelaan Israel terhadap (serangan) Hamas. Justru rakyat Palestinalah yang berhak membela diri," tegasnya dalam sesi tanya jawab dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri di Departemen Luar Negeri Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2009).
"Masalah inti di Palestina adalah penjajahan Israel atas Palestina. Oleh karena itu solusinya adalah pembentukan negara Palestina merdeka," tegasnya.
Dijelaskan Menlu, RI senantiasa menyerukan kepada seluruh pihak yang bertikai untuk kembali ke meja perundingan. "Anjuran kita kepada Hamas agar terbuka dan mau melakukan negosiasi menyangkut masalah Palestina," imbuhnya.
Seruan serupa ditujukan kepada Israel. "Hentikan agresi, tetapkan gencatan senjata, tempatkan pasukan pengawas gencatan senjata, dan buka kembali dialog," jelas Menlu.
"Ada keperluan untuk terus memperbaharui negosiasi yang sudah mendek semenjak akhir 2008. Dengan macetnya perundingan, rakyat Palestina tidak melihat hal itu sebagai secercah harapan," imbuh Menlu.
(alf/nrl)
"Sebagian negara Barat menggeser permasalahan ini sebagai pembelaan Israel terhadap (serangan) Hamas. Justru rakyat Palestinalah yang berhak membela diri," tegasnya dalam sesi tanya jawab dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri di Departemen Luar Negeri Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2009).
"Masalah inti di Palestina adalah penjajahan Israel atas Palestina. Oleh karena itu solusinya adalah pembentukan negara Palestina merdeka," tegasnya.
Dijelaskan Menlu, RI senantiasa menyerukan kepada seluruh pihak yang bertikai untuk kembali ke meja perundingan. "Anjuran kita kepada Hamas agar terbuka dan mau melakukan negosiasi menyangkut masalah Palestina," imbuhnya.
Seruan serupa ditujukan kepada Israel. "Hentikan agresi, tetapkan gencatan senjata, tempatkan pasukan pengawas gencatan senjata, dan buka kembali dialog," jelas Menlu.
"Ada keperluan untuk terus memperbaharui negosiasi yang sudah mendek semenjak akhir 2008. Dengan macetnya perundingan, rakyat Palestina tidak melihat hal itu sebagai secercah harapan," imbuh Menlu.
(alf/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
446 Komentar
-
401 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

