Gempa di Manokwari
Pemerintah Kucurkan Dana Rp 2,25 Miliar
Selasa, 06/01/2009 13:46 WIB
Jakarta -
Pemerintah telah mengucurkan dana Rp 2,25 miliar untuk membantu korban gempa di Manokwari. Dana itu tidak termasuk untuk membiayai sarana umum seperti jembatan dan jalan.
"Dana untuk operasional sebesar dua seperempat miliar rupiah. Jadi itu tidak banyak. Kalau jalan, pelabuhan, jembatan kan langsung diperbaiki oleh kontraktor. Jadi mereka (korban) terima barang jadi," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Hal ini disampaikan Djoko di kantor kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2009).
Selain bantuan uang, menurut Djoko, pemerintah menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga, obat-obatan, unit mobil rescue serta instalasi penjernih air.
"Kami telah mendengarkan penjelasan dari gubernur. Setelah beliau menyampaikan korban, berapa bangunan yang rusak dan sebagainya, ternyata menurut pandangan kami kerusakan itu tidak terlalu parah," ujarnya.
Untuk kerusakan infrastruktur, kata dia, ada dua jalan rusak dan langsung diperbaiki. Sedangkan kerusakan jembatan terjadi di 7 lokasi. Demikian juga kerusakan di dermaga.
"Pak Jusman (Menteri Perhubungan) sudah langsung menginstruksikan untuk diperbaiki sehingga sarana transportasi laut maupun darat sudah normal dan tidak ada masalah sama sekali," kata Djoko.
Djoko menambahkan banyaknya jumlah pengungsi bukan lantaran rumah warga hancur dan rusak melainkan karena warga masih takut terjadi gempa susulan. (aan/nrl)
"Dana untuk operasional sebesar dua seperempat miliar rupiah. Jadi itu tidak banyak. Kalau jalan, pelabuhan, jembatan kan langsung diperbaiki oleh kontraktor. Jadi mereka (korban) terima barang jadi," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Hal ini disampaikan Djoko di kantor kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2009).
Selain bantuan uang, menurut Djoko, pemerintah menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga, obat-obatan, unit mobil rescue serta instalasi penjernih air.
"Kami telah mendengarkan penjelasan dari gubernur. Setelah beliau menyampaikan korban, berapa bangunan yang rusak dan sebagainya, ternyata menurut pandangan kami kerusakan itu tidak terlalu parah," ujarnya.
Untuk kerusakan infrastruktur, kata dia, ada dua jalan rusak dan langsung diperbaiki. Sedangkan kerusakan jembatan terjadi di 7 lokasi. Demikian juga kerusakan di dermaga.
"Pak Jusman (Menteri Perhubungan) sudah langsung menginstruksikan untuk diperbaiki sehingga sarana transportasi laut maupun darat sudah normal dan tidak ada masalah sama sekali," kata Djoko.
Djoko menambahkan banyaknya jumlah pengungsi bukan lantaran rumah warga hancur dan rusak melainkan karena warga masih takut terjadi gempa susulan. (aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 15:24 WIB
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Tegal Terendam Air
-
Minggu, 12/02/2012 15:16 WIB
Kecelakaan Angkot di KM 27 Jagorawi, 12 Orang Luka-luka
-
Minggu, 12/02/2012 15:12 WIB
Amir Sangkal Sidak Denny Indrayana ke Rutan Sebagai Pencitraan
-
Minggu, 12/02/2012 14:25 WIB
Maling Motor yang Ditembak di Depok Diduga Terlibat Sindikat Curanmor
-
Minggu, 12/02/2012 14:10 WIB
Uji Wawancara Calon Pimpinan KPU-Bawaslu Berlangsung Terbuka
-
Minggu, 12/02/2012 12:49 WIB
Polisi: Bentrokan di Bali Melibatkan Dua Ormas Besar
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
Minggu, 12/02/2012 14:25 WIB
Maling Motor yang Ditembak di Depok Diduga Terlibat Sindikat Curanmor
-
Minggu, 12/02/2012 13:20 WIB
Sopir Bus Pariwisata Belum Bisa Dimintai Keterangan Karena Shock
-
559 Komentar
-
456 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

