Israel Salahkan Hamas Atas Besarnya Korban Warga Sipil Palestina
Selasa, 06/01/2009 14:35 WIB
Reuters
Tel Aviv -
Serangan militer Israel ke Gaza telah menewaskan ratusan warga Palestina. Kebanyakan korban adalah warga sipil. Namun militer Israel menyalahkan kelompok Hamas atas besarnya korban warga sipil Palestina tersebut.
Juru bicara militer Israel, Mayor Avital Leibovich mencetuskan, Hamas bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa warga sipil karena kelompok itu beroperasi di daerah-daerah yang padat penduduknya.
"Jika Hamas dengan sengaja menggunakan warga sipil tersebut sebagai tameng manusia, maka Hamas harus bertanggung jawab," cetusnya seperti dilansir News.com.au, Selasa (6/1/2009).
Pemerintah Israel berdalih bahwa serangan militer ke Gaza merupakan pembalasan atas serangan-serangan roket yang dilancarkan Hamas terhadap Israel. Sejauh ini setidaknya 510 warga Palestina telah tewas sejak agresi militer mulai dilancarkan Israel ke Gaza pada 27 Desember lalu.
Pemimpin Hamas Mahmoud Zahar menyerukan warga Palestina untuk melawan pasukan Israel dan menargetkan warga sipil Israel dan Yahudi di luar negeri.
"Zionis telah melegitimasi pembunuhan anak-anak mereka dengan membunuh anak-anak kita. Mereka tekah melegitimasi pembunuhan rakyat mereka di seluruh dunia dengan membunuhi rakyat kita," seru Zahar dalam rekaman video.
Agresi militer Israel ke Gaza telah menimbulkan kemarahan berbagai negara. Ini merupakan serangan paling mematikan yang dilancarkan Israel dalam satu dekade terakhir ini. (ita/iy)
Juru bicara militer Israel, Mayor Avital Leibovich mencetuskan, Hamas bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa warga sipil karena kelompok itu beroperasi di daerah-daerah yang padat penduduknya.
"Jika Hamas dengan sengaja menggunakan warga sipil tersebut sebagai tameng manusia, maka Hamas harus bertanggung jawab," cetusnya seperti dilansir News.com.au, Selasa (6/1/2009).
Pemerintah Israel berdalih bahwa serangan militer ke Gaza merupakan pembalasan atas serangan-serangan roket yang dilancarkan Hamas terhadap Israel. Sejauh ini setidaknya 510 warga Palestina telah tewas sejak agresi militer mulai dilancarkan Israel ke Gaza pada 27 Desember lalu.
Pemimpin Hamas Mahmoud Zahar menyerukan warga Palestina untuk melawan pasukan Israel dan menargetkan warga sipil Israel dan Yahudi di luar negeri.
"Zionis telah melegitimasi pembunuhan anak-anak mereka dengan membunuh anak-anak kita. Mereka tekah melegitimasi pembunuhan rakyat mereka di seluruh dunia dengan membunuhi rakyat kita," seru Zahar dalam rekaman video.
Agresi militer Israel ke Gaza telah menimbulkan kemarahan berbagai negara. Ini merupakan serangan paling mematikan yang dilancarkan Israel dalam satu dekade terakhir ini. (ita/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 12:14 WIB
Bus Karunia Bakti Masih Beroperasi di Garut
-
Minggu, 12/02/2012 12:11 WIB
Kapolres Majalengka: Korban Tewas Kecelakaan Bus 2 Orang, Korban Luka 12
-
Minggu, 12/02/2012 12:03 WIB
Pantau Lapas, Wamenkum HAM Perbanyak Monitor CCTV di Ruang Kerja
-
Minggu, 12/02/2012 11:48 WIB
Tunggu Jam Baik, Hendardji-Rizapatria Mendaftar ke KPUD DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 11:38 WIB
Bus Tabrak Delman, Motor dan Truk di Majalengka, 3 Orang Tewas
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 11:38 WIB
Bus Tabrak Delman, Motor dan Truk di Majalengka, 3 Orang Tewas
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
515 Komentar
-
438 Komentar
-
374 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

