Kasus Upi Asmaradhana, Polisi Datangi Kantor Harian Fajar
Selasa, 06/01/2009 23:21 WIB
Makassar -
Niat Kapolda Sulselbar Irjen Sisno Adiwinoto untuk mempidanakan Upi Asmaradhana dengan dugaan pemitnahan dirinya terus berlanjut. Kini giliran 4 polisi mendatangi kantor redaksi harian Fajar.
Kedatangan polisi di kantor koran tersebut, di lantai 4, Graha Pena, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (6/1/2009) pukul 18.30 Wita, untuk memeriksa Mukhlis sebagai saksi atas pemuatan berita di harian Fajar, pada Juli 2008 lalu.
Pemberitaan terkait aksi Koalisi Jurnalis Tolak Kriminalisasi Pers yang mengecam pernyataan Kapolda, terkait sengketa pers tanpa penggunaan hak jawab.
Sebelumnya, dua surat pemanggilan sebagai saksi kepada 2 wartawan harian Fajar dan 1 wartawan Fajar TV tidak dipenuhi. Menurut keterangan Mukhlis, dia diperiksa sebagai saksi atas kasus Upi Asmaradhana oleh 3 polisi di perpustakaan Jusuf Kalla.
Saat pertanyaan polisi mengarah pada nama Upi, tiba-tiba Wakil Pemimpin Redaksi Fajar, Nur Alim Djalil datang dan meminta pemeriksaan dihentikan.
"Pak Alim keberatan anggotanya diperiksa tanpa didampingi kuasa hukum harian Fajar, terpaksa pemeriksaan dihentikan." tutur Mukhlis.
Setelah sempat pulang sebentar, keempat polisi tersebut datang kembali ke kantor harian Fajar. Mereka langsung ditemui oleh Direktur Utama Fajar Group, Alwi Hamu, di ruang tamu redaksi Fajar.
Menurut Redaktur Pelaksana (Redpel) Fajar, Silahuddin Genda, Dirut Fajar Group yang masih kolega dekat Jusuf Kalla itu memberi pengertian kepada polisi bahwa bilamana ada kasus yang berkaitan dengan pemberitaan media, yang seharusnya diperiksa adalah pemimpin redaksi media tersebut, bukan wartawan yang membuat berita.
Berhubung Pemimpin Redaksi harian Fajar Sukriansyah Latif sedang berada di Belanda, polisi pun segera memeriksa Wapemred harian Fajar, Nur Alim Djalil.
"Sekitar pukul 21.00 Wita, polisi meninggalkan kantor ini." tutur Andi Arifuddin, jelas Satpam kantor redaksi Fajar. (mna/ndr)
Kedatangan polisi di kantor koran tersebut, di lantai 4, Graha Pena, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (6/1/2009) pukul 18.30 Wita, untuk memeriksa Mukhlis sebagai saksi atas pemuatan berita di harian Fajar, pada Juli 2008 lalu.
Pemberitaan terkait aksi Koalisi Jurnalis Tolak Kriminalisasi Pers yang mengecam pernyataan Kapolda, terkait sengketa pers tanpa penggunaan hak jawab.
Sebelumnya, dua surat pemanggilan sebagai saksi kepada 2 wartawan harian Fajar dan 1 wartawan Fajar TV tidak dipenuhi. Menurut keterangan Mukhlis, dia diperiksa sebagai saksi atas kasus Upi Asmaradhana oleh 3 polisi di perpustakaan Jusuf Kalla.
Saat pertanyaan polisi mengarah pada nama Upi, tiba-tiba Wakil Pemimpin Redaksi Fajar, Nur Alim Djalil datang dan meminta pemeriksaan dihentikan.
"Pak Alim keberatan anggotanya diperiksa tanpa didampingi kuasa hukum harian Fajar, terpaksa pemeriksaan dihentikan." tutur Mukhlis.
Setelah sempat pulang sebentar, keempat polisi tersebut datang kembali ke kantor harian Fajar. Mereka langsung ditemui oleh Direktur Utama Fajar Group, Alwi Hamu, di ruang tamu redaksi Fajar.
Menurut Redaktur Pelaksana (Redpel) Fajar, Silahuddin Genda, Dirut Fajar Group yang masih kolega dekat Jusuf Kalla itu memberi pengertian kepada polisi bahwa bilamana ada kasus yang berkaitan dengan pemberitaan media, yang seharusnya diperiksa adalah pemimpin redaksi media tersebut, bukan wartawan yang membuat berita.
Berhubung Pemimpin Redaksi harian Fajar Sukriansyah Latif sedang berada di Belanda, polisi pun segera memeriksa Wapemred harian Fajar, Nur Alim Djalil.
"Sekitar pukul 21.00 Wita, polisi meninggalkan kantor ini." tutur Andi Arifuddin, jelas Satpam kantor redaksi Fajar. (mna/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Minggu, 12/02/2012 08:35 WIB
Menteri Pertanian Suswono Sentil PPL PNS yang Pemalas
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
448 Komentar
-
406 Komentar
-
361 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

