MUI Ancam Serukan Boikot Produk AS
Rabu, 07/01/2009 15:37 WIB
(Ilustrasi: Khairul Ikhwan/detikcom)
Jakarta -
Amerika Serikat (AS) mendukung Israel dalam serangan ke Jalur Gaza, Palestina dan memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) untuk gencatan senjata. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengancam akan menyerukan boikot terhadap segala produk negara adidaya itu.
"Kalau AS masih tetap mangkreng (berkeras) membantu Israel, kalau tetap bersikeras melakukan standar ganda dalam berpolitik membantu Israel, kita harus memboikot produk Amerika. Pemboman ini sudah 10 hari, korban sudah 500 lebih tapi PBB belum mampu menghentikannya," ujar Ketua MUI Ma'ruf Amin.
Ma'ruf menyampaikan hal ini dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2009).
Ma'ruf mengatakan ancaman ini tidak main-main. Dia memberikan waktu satu atau dua hari pada AS agar tidak mendukung Israel. Jika tidak, barulah MUI akan menyerukan boikot seluruh produk AS.
"Kalau satu sampai dua hari tidak ada perubahan sikap Amerika, ya kita boikot," tegas dia.
Bentuk boikot itu, imbuh Ma'ruf, bisa dengan tidak membeli produk Amerika sekalipun berlabel halal, atau tidak melakukan kegiatan ekspor impor dengan Amerika.
"Kita sebagai umat Muslim, dan di sana pun muslim. Tentunya kita punya solidaritas. Ini kan gerakan moral, bukan masalah halal atau haram," tutur Ma'ruf.
Namun, Ma'ruf mewanti-wanti agar boikot itu dilakukan dengan cara yang tidak anarkis.
"Tentunya semuanya harus dilakukan dengan cara yang baik, tidak ada kekerasan. Tapi ini harus dilakukan," tandas dia. (nwk/iy)
"Kalau AS masih tetap mangkreng (berkeras) membantu Israel, kalau tetap bersikeras melakukan standar ganda dalam berpolitik membantu Israel, kita harus memboikot produk Amerika. Pemboman ini sudah 10 hari, korban sudah 500 lebih tapi PBB belum mampu menghentikannya," ujar Ketua MUI Ma'ruf Amin.
Ma'ruf menyampaikan hal ini dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2009).
Ma'ruf mengatakan ancaman ini tidak main-main. Dia memberikan waktu satu atau dua hari pada AS agar tidak mendukung Israel. Jika tidak, barulah MUI akan menyerukan boikot seluruh produk AS.
"Kalau satu sampai dua hari tidak ada perubahan sikap Amerika, ya kita boikot," tegas dia.
Bentuk boikot itu, imbuh Ma'ruf, bisa dengan tidak membeli produk Amerika sekalipun berlabel halal, atau tidak melakukan kegiatan ekspor impor dengan Amerika.
"Kita sebagai umat Muslim, dan di sana pun muslim. Tentunya kita punya solidaritas. Ini kan gerakan moral, bukan masalah halal atau haram," tutur Ma'ruf.
Namun, Ma'ruf mewanti-wanti agar boikot itu dilakukan dengan cara yang tidak anarkis.
"Tentunya semuanya harus dilakukan dengan cara yang baik, tidak ada kekerasan. Tapi ini harus dilakukan," tandas dia. (nwk/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 16:48 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Majalengka Bertambah Jadi 3 Orang
-
Minggu, 12/02/2012 16:13 WIB
Timer Bus Kurnia Bakti akan Dimintai Keterangan
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 15:54 WIB
Pembobol ATM Milik Warga Australia di Kuta Dibekuk
-
Minggu, 12/02/2012 15:32 WIB
DPRD Bali Desak KPK Usut RS Unud karena Diduga Terkait Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 16:15 WIB
Malaysia Deportasi Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 16:13 WIB
Timer Bus Kurnia Bakti akan Dimintai Keterangan
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
579 Komentar
-
459 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

