Tekan Israel-AS, Dunia Harus Bentuk 'Coalition of the Willing'
Rabu, 07/01/2009 19:00 WIB
(Foto: Reuters)
Jakarta -
Israel dengan dukungan negara sekutunya Amerika Serikat (AS) semakin membabi buta menyerang Jalur Gaza, Palestina. Para negara di dunia harus membentuk 'Coalition of the Willing' untuk menekan Israel-AS menghentikan serangan.
"Dibentuk 'Coallition of the Willing'. Tujuannya adalah menghentikan serangan tersebut," ujar pakar hukum internasional dari Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana.
Hikmahanto menyampaikan hal itu dalam diskusi 'Perang Israel-Palestina dalam perspektif hukum dan politik' di Hotel Manhattan, Jalan Prof Dr Satrio, Casablanca, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/1/2009).
Coalition of the Willing adalah bentuk campur tangan negara-negara dunia untuk intervensi militer atau kemanusiaan, jika Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tidak bisa menyetujui operasi pasukan penjaga perdamaian PBB di daerah konflik. Seperti operasi Interfet di Timor Timur yang dipimpin Australia.
Koalisi ini, imbuh Hikmahanto, harus diinisiatori oleh beberapa negara.
"Terutama negara-negara Timur Tengah. Indonesia dan Malaysia juga berpotensi untuk menginisiasi hal itu. Jika negara-negara bersatu dengan kekuatan-kekuatan militer, Amerika Serikat pasti takut karena nanti akan terjadi perang dunia ketiga," imbuh dia.
Hikmahanto mengatakan serangan itu harus dilawan dengan kekerasan untuk menembus Jalur Gaza, yang diblokade tentara Israel dan menghalangi masuknya bantuan internasional.
Dia juga mengatakan serangan Israel melanggar hukum internasional, yaitu Pasal 51 Piagam PBB.
"Kalaupun Israel pakai Pasal 51 Piagam PBB yang mengatakan sambil menunggu PBB mengambil tindakan, maka negara yang diserang berhak menyerang balik. Tapi tidak dengan terus menerus. Dan harus dikomunikasikan dengan Dewan Keamanan PBB," jelasnya.
Serangan Israel, menurut Hikmahanto, semakin hari semakin membabi buta dan tidak jelas sasarannya.
"Serangan ini dari defensif menjadi ofensif. Tidak proporsional, terutama di Jalur Gaza dan tidak membedakan tujuan serangan apakah itu manusia atau bangunan," tukas Hikmahanto.
(nwk/anw)
"Dibentuk 'Coallition of the Willing'. Tujuannya adalah menghentikan serangan tersebut," ujar pakar hukum internasional dari Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana.
Hikmahanto menyampaikan hal itu dalam diskusi 'Perang Israel-Palestina dalam perspektif hukum dan politik' di Hotel Manhattan, Jalan Prof Dr Satrio, Casablanca, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/1/2009).
Coalition of the Willing adalah bentuk campur tangan negara-negara dunia untuk intervensi militer atau kemanusiaan, jika Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tidak bisa menyetujui operasi pasukan penjaga perdamaian PBB di daerah konflik. Seperti operasi Interfet di Timor Timur yang dipimpin Australia.
Koalisi ini, imbuh Hikmahanto, harus diinisiatori oleh beberapa negara.
"Terutama negara-negara Timur Tengah. Indonesia dan Malaysia juga berpotensi untuk menginisiasi hal itu. Jika negara-negara bersatu dengan kekuatan-kekuatan militer, Amerika Serikat pasti takut karena nanti akan terjadi perang dunia ketiga," imbuh dia.
Hikmahanto mengatakan serangan itu harus dilawan dengan kekerasan untuk menembus Jalur Gaza, yang diblokade tentara Israel dan menghalangi masuknya bantuan internasional.
Dia juga mengatakan serangan Israel melanggar hukum internasional, yaitu Pasal 51 Piagam PBB.
"Kalaupun Israel pakai Pasal 51 Piagam PBB yang mengatakan sambil menunggu PBB mengambil tindakan, maka negara yang diserang berhak menyerang balik. Tapi tidak dengan terus menerus. Dan harus dikomunikasikan dengan Dewan Keamanan PBB," jelasnya.
Serangan Israel, menurut Hikmahanto, semakin hari semakin membabi buta dan tidak jelas sasarannya.
"Serangan ini dari defensif menjadi ofensif. Tidak proporsional, terutama di Jalur Gaza dan tidak membedakan tujuan serangan apakah itu manusia atau bangunan," tukas Hikmahanto.
(nwk/anw)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Minggu, 12/02/2012 08:35 WIB
Menteri Pertanian Suswono Sentil PPL PNS yang Pemalas
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
460 Komentar
-
417 Komentar
-
367 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

