KM Teratai Prima Tenggelam
Abbas Selamat Berkat Sebilah Bambu
Selasa, 13/01/2009 01:06 WIB
Ilustrasi
Jakarta -
Abbas (30), spontan melompat ke dalam air ketika menyadari KM Teratai Prima yang ditumpanginya mulai tenggelam di perairan Majene. Saat melompat, dia meraih sebilah bambu. Abbas pun selamat karena mengapung di atas bambu itu.
"Saat melompat itu saya meraih sebatang bambu," kata Abbas kepada wartawan di pelabuhan Palipi, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) Senin (12/1/2009).
Abbas tiba di pelabuhan itu dengan dibawa oleh KRI Untung Suropati. Kapal yang bersandar sekitar pukul 23.30 WIB tersebut juga membawa satu korban tewas, namun belum diketahui identitasnya.
Menurut warga Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, dirinya berpegangan pada bambu itu bersama lima penumpang lainnya. Akan tetapi dua orang melepas pegangan karena kelelahan.
"Saat tertinggal 3 orang itu saya melihat ada pelampung kapal kemudian kita bertiga pindah dari bambu," cetusnya.
Setibanya di Palipi, Abbas yang hendak bepergian ke Samarinda bersama adiknya, Anas (20) langsung mendapatkan perawatan di RSUD Majene. Adik Abbas hingga kini belum ditemukan.
Sementara itu, Kapten KRI Untung Suropati Mayor Yulianus Poek mengatakan, Abas hampir diselamatkan oleh kapal lain bernama CGL, namun terjatuh. Pada saat menolong Abbas, KRI Untung Suropati dan kapal CGL juga sempat bergesekan.
"Akhirnya, kapal CGL yang tidak bisa berhenti, meninggalkan Abas. Abas kemudian diangkut dengan KRI," kata Yulianus kepada detikcom. (van/irw)
"Saat melompat itu saya meraih sebatang bambu," kata Abbas kepada wartawan di pelabuhan Palipi, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) Senin (12/1/2009).
Abbas tiba di pelabuhan itu dengan dibawa oleh KRI Untung Suropati. Kapal yang bersandar sekitar pukul 23.30 WIB tersebut juga membawa satu korban tewas, namun belum diketahui identitasnya.
Menurut warga Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, dirinya berpegangan pada bambu itu bersama lima penumpang lainnya. Akan tetapi dua orang melepas pegangan karena kelelahan.
"Saat tertinggal 3 orang itu saya melihat ada pelampung kapal kemudian kita bertiga pindah dari bambu," cetusnya.
Setibanya di Palipi, Abbas yang hendak bepergian ke Samarinda bersama adiknya, Anas (20) langsung mendapatkan perawatan di RSUD Majene. Adik Abbas hingga kini belum ditemukan.
Sementara itu, Kapten KRI Untung Suropati Mayor Yulianus Poek mengatakan, Abas hampir diselamatkan oleh kapal lain bernama CGL, namun terjatuh. Pada saat menolong Abbas, KRI Untung Suropati dan kapal CGL juga sempat bergesekan.
"Akhirnya, kapal CGL yang tidak bisa berhenti, meninggalkan Abas. Abas kemudian diangkut dengan KRI," kata Yulianus kepada detikcom. (van/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 04/02/2012 10:38 WIB
Kemenakertrans: Mayoritas Perusahaan Tak Protes Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:35 WIB
Apindo Sebut ada Aroma Politis Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:25 WIB
Apindo: Demo Buruh Soal UMR Itu Pembohongan Publik
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Sabtu, 04/02/2012 09:56 WIB
Kemenakertrans: Upah Buruh Indonesia Terlalu Rendah!
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 07:14 WIB
Angie, Pintu Masuk Usut Aliran Uang ke 'Bos Besar' & 'Ketua Besar'
-
Jumat, 03/02/2012 16:59 WIB
Biadab! Siswi SMP Diperkosa Guru dan 6 Orang Temannya
-
Sabtu, 04/02/2012 06:28 WIB
Peran Aktif Angie Telurkan Kode-kode Percakapan dengan Rosa
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
151 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,415.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

