Mayat Bayi Gegerkan Pondok Pinang
Jumat, 16/01/2009 11:32 WIB
Jakarta -
Pekarangan belakang kantor PT Arus, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, mendadak ramai dengan warga yang sebagian besar mual-mual. Puluhan orang itu tidak tahan mencium bau busuk sesosok mayat bayi laki-laki yang ditemukan di sana.
Mayat bayi laki-laki yang tali ari-arinya belum dipotong itu ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (16/1/2009), oleh Sartono, pekerja di PT Arus. Ketika itu saat hendak membuang sampah, dia mencium bau busuk bangkai meruap di pekarangan belakang kantornya.
"Mulanya saya kira bangkai kucing, tapi setelah dilihat betul-betul ternyata bayi," kata Sartomo di lokasi kejadian.
Temuan Sartomo diperkuat oleh Zulkoni, satpam perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan itu. Begitu menerima laporan dari Sartono, dia langsung memeriksa kebenarannya dengan memeriksa lokasi temuan dan melaporkannya ke Polsek Kebayoran lama.
"Posisi bayi tertelungkup, badannya membiru dan bagian punggungnya dikerubungi lalat hijau," ujar dia.
Zulkoni mengaku bingung dengan keberadaan mayat bayi itu. Akses menuju pekarangan belakang hanya ada satu, yaitu melalui gebang depan yang dijaga satpam. Artinya hanya karyawan PT Arus yang bisa masuk hingga ke bagian belakang gedung kantor.
Dia juga menepis kemungkinan bayi malang itu dilempar dari luar. Alasannya sekeliling areal kantor dikelilingi tembok pagar setinggi empat meter. Sehingga bila bayi dilempar dari luar, memerlukan daya tolak yang besar dan pasti kerasnya benturannya dengan tanah akan membuat tengkorak bayi pecah.
Hingga saat ini Polsek Kebayoran Lama masih melakukan olah TKP. Hasil sementara, diketahui mayat bayi sudah berada di lokasi sekitar dua hari. Belum ada dugaan dari mana bayi itu berasal, namun kebetulan di samping kantor PT Arus terdapat sebuah klinik bersalin yang dikelola oleh bidan. (lh/nrl)
Mayat bayi laki-laki yang tali ari-arinya belum dipotong itu ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (16/1/2009), oleh Sartono, pekerja di PT Arus. Ketika itu saat hendak membuang sampah, dia mencium bau busuk bangkai meruap di pekarangan belakang kantornya.
"Mulanya saya kira bangkai kucing, tapi setelah dilihat betul-betul ternyata bayi," kata Sartomo di lokasi kejadian.
Temuan Sartomo diperkuat oleh Zulkoni, satpam perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan itu. Begitu menerima laporan dari Sartono, dia langsung memeriksa kebenarannya dengan memeriksa lokasi temuan dan melaporkannya ke Polsek Kebayoran lama.
"Posisi bayi tertelungkup, badannya membiru dan bagian punggungnya dikerubungi lalat hijau," ujar dia.
Zulkoni mengaku bingung dengan keberadaan mayat bayi itu. Akses menuju pekarangan belakang hanya ada satu, yaitu melalui gebang depan yang dijaga satpam. Artinya hanya karyawan PT Arus yang bisa masuk hingga ke bagian belakang gedung kantor.
Dia juga menepis kemungkinan bayi malang itu dilempar dari luar. Alasannya sekeliling areal kantor dikelilingi tembok pagar setinggi empat meter. Sehingga bila bayi dilempar dari luar, memerlukan daya tolak yang besar dan pasti kerasnya benturannya dengan tanah akan membuat tengkorak bayi pecah.
Hingga saat ini Polsek Kebayoran Lama masih melakukan olah TKP. Hasil sementara, diketahui mayat bayi sudah berada di lokasi sekitar dua hari. Belum ada dugaan dari mana bayi itu berasal, namun kebetulan di samping kantor PT Arus terdapat sebuah klinik bersalin yang dikelola oleh bidan. (lh/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 13:20 WIB
Sopir Bus Pariwisata Belum Bisa Dimintai Keterangan Karena Shock
-
Minggu, 12/02/2012 13:15 WIB
Penumpang Bus yang Kecelakaan Hendak Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati
-
Minggu, 12/02/2012 12:49 WIB
Polisi: Bentrokan di Bali Melibatkan Dua Ormas Besar
-
Minggu, 12/02/2012 12:30 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka Diduga Akibat Rem Blong
-
Minggu, 12/02/2012 12:16 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka, Sopir Diamankan di Polsek Kadipaten
-
Minggu, 12/02/2012 12:49 WIB
Polisi: Bentrokan di Bali Melibatkan Dua Ormas Besar
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 12:30 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka Diduga Akibat Rem Blong
-
Minggu, 12/02/2012 13:20 WIB
Sopir Bus Pariwisata Belum Bisa Dimintai Keterangan Karena Shock
-
536 Komentar
-
444 Komentar
-
374 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

