Merasa Tak Diperhatikan, Puluhan Waria Mengadu ke DPR
Kamis, 22/01/2009 12:20 WIB
Jakarta -
Suasana Gedung DPR siang ini tampak lain. Tak seperti biasanya, gedung wakil rakyat dipenuhi puluhan wanita pria alias waria yang mengadukan nasibnya ke DPR lantaran selama ini mereka merasa tak diperhatikan oleh pemerintah.
Mereka mengadu ke Komisi IX DPR, meminta agar pemerintah memberikan jaminan kehidupan dan perlindungan hukum yang lebih baik kepada waria. Mereka pun jadi pusat perhatian.
"Kami mengeluhkan pemenuhan pelayanan publik kepada waria. Kami meminta DPR untuk bisa menyalurkan aspirasi hasil pertemuan nasional waria di Jabar agar waria penyandang masalah sosial, ekonomi dan kesehatan dapat diperhatikan oleh pemerintah," ujar Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia (FKWI) Yulianus Rettoblaut di Gedung DPR, Senayan, DPR, Kamis (22/1/2008).
Menurut waria yang biasa dipanggil Mama Yuli ini, kehidupan waria selama ini selalu mendapatkan diskriminasi dan stigma negatif dari masyarakat. Akibatnya, mereka susah bergaul secara normal dan kesulitan memperoleh pekerjaan yang layak.
"Hak kita selama ini tidak dipenuhi, karena selalu ada diskriminasi di antara kelompok waria. Kami minta DPR desak pemerintah agar memperhatikan perlindungan hukum, pekerjaan, dan kehidupan sosial yang lebih baik kepada waria," ujar Yuli yang pernah mengikuti seleksi anggota Komnas HAM ini.
"Kami adalah WNI yang punya hak yang sama dengan yang lain," imbuh Mama Yuli yang mengenakan jas warna hitam.
Senada dengan Yuli, anggota FKWI lain, Irma Subekti, mengatakan, para waria selama ini termarjinalkan lantaran kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap kaum waria. "Sampai sekarang ada stigma diskriminasi akibat kebijakan pemerintah yang tidak memeprhatikan hak-hak waria," cetus Irma yang tampil cantik dengan mengenakan baju ketat warna hijau menyala ini.
Tiba di ruang rapat Komisi IX DPR, puluhan waria yang rata-rata berdandan menor dan tampil seksi ini disambut cipika-cipiki oleh anggota DPR.
(anw/nrl)
Mereka mengadu ke Komisi IX DPR, meminta agar pemerintah memberikan jaminan kehidupan dan perlindungan hukum yang lebih baik kepada waria. Mereka pun jadi pusat perhatian.
"Kami mengeluhkan pemenuhan pelayanan publik kepada waria. Kami meminta DPR untuk bisa menyalurkan aspirasi hasil pertemuan nasional waria di Jabar agar waria penyandang masalah sosial, ekonomi dan kesehatan dapat diperhatikan oleh pemerintah," ujar Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia (FKWI) Yulianus Rettoblaut di Gedung DPR, Senayan, DPR, Kamis (22/1/2008).
Menurut waria yang biasa dipanggil Mama Yuli ini, kehidupan waria selama ini selalu mendapatkan diskriminasi dan stigma negatif dari masyarakat. Akibatnya, mereka susah bergaul secara normal dan kesulitan memperoleh pekerjaan yang layak.
"Hak kita selama ini tidak dipenuhi, karena selalu ada diskriminasi di antara kelompok waria. Kami minta DPR desak pemerintah agar memperhatikan perlindungan hukum, pekerjaan, dan kehidupan sosial yang lebih baik kepada waria," ujar Yuli yang pernah mengikuti seleksi anggota Komnas HAM ini.
"Kami adalah WNI yang punya hak yang sama dengan yang lain," imbuh Mama Yuli yang mengenakan jas warna hitam.
Senada dengan Yuli, anggota FKWI lain, Irma Subekti, mengatakan, para waria selama ini termarjinalkan lantaran kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap kaum waria. "Sampai sekarang ada stigma diskriminasi akibat kebijakan pemerintah yang tidak memeprhatikan hak-hak waria," cetus Irma yang tampil cantik dengan mengenakan baju ketat warna hijau menyala ini.
Tiba di ruang rapat Komisi IX DPR, puluhan waria yang rata-rata berdandan menor dan tampil seksi ini disambut cipika-cipiki oleh anggota DPR.
(anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

