Iklan BBM Diduga Berbau Politik
PDIP Minta SBY Hentikan Iklan Penurunan BBM
Kamis, 22/01/2009 16:25 WIB
Jakarta -
PDI Perjuangan meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersikap jujur dengan tidak menayangkan iklan menurunkan harga BBM. Alasannya, iklan tersebut dianggap sebagai upaya mencari simpati dan popularitas saja.
"PDIP sebagai partai oposisi meminta pemerintah tidak mencari popularitas
dari BBM. PDIP meminta BBM tidak dimainkan untuk mencari simpatik," kata
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Pramono Anung dalam jumpa pers di Megawati Institute, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2009).
Saat jumpa pers, Pramono Anung didampingi putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan peneliti Yudhi Latief.
Menurut Pram, bila Presiden SBY tidak menghentikan iklan tersebut, hal itu bisa dinilai ikut menumbuhkan tradisi demokrasi yang kurang sehat, yaitu mengklaim apa yang bukan menjadi prestasinya. "Kita harus jujur dan beretika agar demokrasi berjalan sehat," jelasnya saat mengomentari iklan BBM yang diklaim SBY tersebut.
Pramono menjelaskan, penggunaan isu penurunan harga BBM oleh sebuah parpol
bukanlah karena usaha parpol yang bersangkutan, tapi memang harga BBM sudah
turun. Namun, harga BBM saat ini masih dianggap mahal karena berada di atas
harga pokok.
Di tahun 2004, ketika minyak dunia sekitar US$ 36,05, harga BBM hanya Rp
1.955. Kini minyak bumi dunia pasarannya US$ 40, tapi harga BBM di Indonesia walaupun turun menjadi Rp 4.500, jadi masih jauh lebih mahal dibanding harga di tahun 2004.
"Idealnya penurunan lebih dari itu. Sebab, harga BBM Indonesia lebih mahal
dibandingkan Malaysia. Jadi, kami meminta pemerintah untuk menurunkan lagi," pintanya.
Pram menambahkan, klaim prestasi penurunan harga BBM itu melukai rasa
keadilan. Tak cuma PDIP, menurut Pram partai lain banyak yang mengeritiknya, termasuk dari kalangan cendikiawan, politisi dan pengamat. (zal/anw)
"PDIP sebagai partai oposisi meminta pemerintah tidak mencari popularitas
dari BBM. PDIP meminta BBM tidak dimainkan untuk mencari simpatik," kata
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Pramono Anung dalam jumpa pers di Megawati Institute, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2009).
Saat jumpa pers, Pramono Anung didampingi putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan peneliti Yudhi Latief.
Menurut Pram, bila Presiden SBY tidak menghentikan iklan tersebut, hal itu bisa dinilai ikut menumbuhkan tradisi demokrasi yang kurang sehat, yaitu mengklaim apa yang bukan menjadi prestasinya. "Kita harus jujur dan beretika agar demokrasi berjalan sehat," jelasnya saat mengomentari iklan BBM yang diklaim SBY tersebut.
Pramono menjelaskan, penggunaan isu penurunan harga BBM oleh sebuah parpol
bukanlah karena usaha parpol yang bersangkutan, tapi memang harga BBM sudah
turun. Namun, harga BBM saat ini masih dianggap mahal karena berada di atas
harga pokok.
Di tahun 2004, ketika minyak dunia sekitar US$ 36,05, harga BBM hanya Rp
1.955. Kini minyak bumi dunia pasarannya US$ 40, tapi harga BBM di Indonesia walaupun turun menjadi Rp 4.500, jadi masih jauh lebih mahal dibanding harga di tahun 2004.
"Idealnya penurunan lebih dari itu. Sebab, harga BBM Indonesia lebih mahal
dibandingkan Malaysia. Jadi, kami meminta pemerintah untuk menurunkan lagi," pintanya.
Pram menambahkan, klaim prestasi penurunan harga BBM itu melukai rasa
keadilan. Tak cuma PDIP, menurut Pram partai lain banyak yang mengeritiknya, termasuk dari kalangan cendikiawan, politisi dan pengamat. (zal/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
445 Komentar
-
396 Komentar
-
359 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

