
TNI Tak Bisa Talangi Biaya Distribusi Logistik Pemilu
Rabu, 28/01/2009 19:16 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta bantuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mendistribusikan logstik pemilu ke daerah-daerah terpencil. Namun, TNI mengaku tidak bisa menalangi biaya distribusi tersebut.
Hingga saat ini TNI mengaku masih menunggu detail teknis permintaan bantuan KPU tersebut.
"Permintaan bantuan itu harus jelas. Mengangkut apa dari mana ke mana? Naik pesawat atau kapal? Berapa orang personelnya? lalu berapa uang makannya?," papar Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di sela-sela Rapim Dephan dan TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2009).
Menurut Djoko, tanpa detil semacam itu, TNI tidak bisa bergerak. Rancangan detil tersebut diperlukan untuk menyusun konsep operasi bantuan pengangkutan logistik. Perkiraan biaya pun belum bisa dihitung karena semuanya masih serba tidak jelas.
"Setelah jelas apa barangnya, pakai apa dan berapa personelnya baru bisa dihitung berapa rupiahnya," jelas Djoko.
Djoko menjelaskan dengan pemotongan biaya operasional TNI sebesar Rp 460 miliar, TNI tidak punya uang lagi untuk menombok biaya pengiriman logistik.
"Kami tidak bisa menalangi lagi," tegas Djoko.
Tanpa penghitungan yang jelas Djoko menolak untuk membantu KPU. "Kalau misalnya minta 25 rupiah tapi harus selamat ya susah," ungkap Djoko.
(rdf/lrn)
Hingga saat ini TNI mengaku masih menunggu detail teknis permintaan bantuan KPU tersebut.
"Permintaan bantuan itu harus jelas. Mengangkut apa dari mana ke mana? Naik pesawat atau kapal? Berapa orang personelnya? lalu berapa uang makannya?," papar Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di sela-sela Rapim Dephan dan TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2009).
Menurut Djoko, tanpa detil semacam itu, TNI tidak bisa bergerak. Rancangan detil tersebut diperlukan untuk menyusun konsep operasi bantuan pengangkutan logistik. Perkiraan biaya pun belum bisa dihitung karena semuanya masih serba tidak jelas.
"Setelah jelas apa barangnya, pakai apa dan berapa personelnya baru bisa dihitung berapa rupiahnya," jelas Djoko.
Djoko menjelaskan dengan pemotongan biaya operasional TNI sebesar Rp 460 miliar, TNI tidak punya uang lagi untuk menombok biaya pengiriman logistik.
"Kami tidak bisa menalangi lagi," tegas Djoko.
Tanpa penghitungan yang jelas Djoko menolak untuk membantu KPU. "Kalau misalnya minta 25 rupiah tapi harus selamat ya susah," ungkap Djoko.
(rdf/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
Senin, 13/02/2012 20:26 WIB
Nazaruddin Dipecat Setelah SBY Marah
-
604 Komentar
-
515 Komentar
-
449 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

