Hadir di Solo, Sultan Dinilai Menampar Golkar
Rabu, 28/01/2009 20:51 WIB
Jakarta -
Kehadiran Sultan Hamengkubuwono X di arena Rakernas PDIP di Solo mengundang kritik elit Partai Golkar. Bahkan Ketua DPP Partai Golkar Muladi sempat melontarkan pernyataan mengeluarkan Sultan dari Partai Golkar.
Di mata pengamat politik Boni Hargens, langkah Sultan justru tamparan besar bagi partai berlambang pohon beringin itu.
"Sultan hadir di Solo, ini tamparan besar buat Golkar," katanya dalam Dialog Kenegaraan "Persaingan Ketat Menuju Istana" yang dihelat DPD di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/1/2009).
Boni menambahkan, pilihan Sultan untuk merapat ke PDIP adalah langkah strategis. Langkah itu setidaknya mengritik Partai Golkar yang masih ngotot mengusung Jusuf Kalla sebagai capres.
Pria berkepala plontos ini menyayangkan perlakuan berbeda Partai Golkar terhadap Sultan dan Jusuf Kalla. Ketika Kalla meninggalkan konvensi capres Partai Golkar, dan memilih menjadi cawapres SBY di Pilpres 2004, Partai Golkar tidak ribut-ribut dan terkesan mendiamkan saja.
Namun, ketika Sultan mau jadi cawapres Megawati, sambung Boni, kenapa partai Golkar seperti kebakaran jenggot dan bahkan sampai ada suara untuk mengeluarkan Sultan dari partai.
Apakah partai Golkar menilai Sultan pengkhianat? "Sultan tidak pengkhianat. Hanya dia merasa tidak dibutuhkan di Golkar. Justru JK yang menghianati," kritik dosen Ilmu Politik UI ini
Jika Sultan benar keluar dari struktur partai, menurutnya hal itu justru akan menggerogoti internal partai Golkar. Ia menyarankan Sultan tetap dirawat.
Soal pernyataan Muladi yang mengatakan Sultan harus dikeluarkan dari partai, Boni menilainya sebagai ucapan bunuh diri. "Rugi kalau Sultan out dari Golkar," paparnya.
Seperti fenomena Pilpres tahun 2004 silam, 31 persen suara Partai Golkar justru memilih capres dari Partai Demokrat, dan bukan mendukung capres yang diusung Partai Golkar yakni Wiranto. "Itu karena ada JK," pungkasnya. (Rez/ndr)
Di mata pengamat politik Boni Hargens, langkah Sultan justru tamparan besar bagi partai berlambang pohon beringin itu.
"Sultan hadir di Solo, ini tamparan besar buat Golkar," katanya dalam Dialog Kenegaraan "Persaingan Ketat Menuju Istana" yang dihelat DPD di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/1/2009).
Boni menambahkan, pilihan Sultan untuk merapat ke PDIP adalah langkah strategis. Langkah itu setidaknya mengritik Partai Golkar yang masih ngotot mengusung Jusuf Kalla sebagai capres.
Pria berkepala plontos ini menyayangkan perlakuan berbeda Partai Golkar terhadap Sultan dan Jusuf Kalla. Ketika Kalla meninggalkan konvensi capres Partai Golkar, dan memilih menjadi cawapres SBY di Pilpres 2004, Partai Golkar tidak ribut-ribut dan terkesan mendiamkan saja.
Namun, ketika Sultan mau jadi cawapres Megawati, sambung Boni, kenapa partai Golkar seperti kebakaran jenggot dan bahkan sampai ada suara untuk mengeluarkan Sultan dari partai.
Apakah partai Golkar menilai Sultan pengkhianat? "Sultan tidak pengkhianat. Hanya dia merasa tidak dibutuhkan di Golkar. Justru JK yang menghianati," kritik dosen Ilmu Politik UI ini
Jika Sultan benar keluar dari struktur partai, menurutnya hal itu justru akan menggerogoti internal partai Golkar. Ia menyarankan Sultan tetap dirawat.
Soal pernyataan Muladi yang mengatakan Sultan harus dikeluarkan dari partai, Boni menilainya sebagai ucapan bunuh diri. "Rugi kalau Sultan out dari Golkar," paparnya.
Seperti fenomena Pilpres tahun 2004 silam, 31 persen suara Partai Golkar justru memilih capres dari Partai Demokrat, dan bukan mendukung capres yang diusung Partai Golkar yakni Wiranto. "Itu karena ada JK," pungkasnya. (Rez/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
594 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
206 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

