Dede Yusuf: I Love Jaipongan
Sabtu, 07/02/2009 21:25 WIB
Jakarta -
Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf merespons santai terkait kontroversi tari jaipongan. Menurut dia, pemerintah tidak mungkin melarang dan membatasi kreasi para seniman, termasuk penari jaipongan.
"I love jaipongan. Mana mungkin jaipongan dilarang. Ibu saya (Rahayu Effendi) juga dulu penari jaipongan," ujar Dede dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (7/2/2009).
Rahayu Effendi memang dikenal sebagai penari istana dan artis terkenal tahun 1960 dan 1970-an.
"Pemerintah tidak perlu campur tangan terlalu jauh dengan kreasi dan ekspresi para seniman dan budayawan," lanjutnya.
Tugas pokok pemerintah, menurut salah satu nominasi capres PAN ini, adalah memperbaiki taraf hidup rakyat. "Pemerintah cukup fokus mengurus pendidikan gratis, kemiskinan, kesehatan, dan lapangan kerja. Ngapain ngeributin jaipongan?" tandasnya.
Lagi pula, imbuhnya, para seniman dan budayawan jauh lebih tahu dan bisa menempatkan diri. Karena itu pemerintah tidak perlu mengatur dan mengajari hal-hal yang tidak perlu.
"Saya lahir dan dibesarkan di dunia seni. Seniman tahu kapan dan di mana tari jaipongan dipentaskan. Di masjid jelas tidak mungkin tari jaipongan," kilah Dede.
Yang harus diwaspadai, menurut aktor laga ini, adalah justru budaya asing yang masuk ke Indonesia yang berpotensi merusak moral generasi muda. "Jaipongan itu kekayaan budaya bangsa ini. Seni budaya asing justru yang harus diwaspadai karena belum tentu cocok dengan masyarakat kita," terangnya.
Dede juga meyakinkan bahwa Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memiliki komitmen kuat memelihara dan memajukan seni budaya. "Percayalah sama saya, Pak Gubernur akan sama-sama dengan para seniman dan budayawan Jabar memelihara dan mengembangan seni budaya, termasuk jaipongan," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau agar gerakan tari jaipong mengurangi 3G (goyang, gitek, geol) dan menutupi ketiak. Imbauan itu dimaksudkan untuk mengantisipasi UU Pornografi. (sho/sho)
"I love jaipongan. Mana mungkin jaipongan dilarang. Ibu saya (Rahayu Effendi) juga dulu penari jaipongan," ujar Dede dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (7/2/2009).
Rahayu Effendi memang dikenal sebagai penari istana dan artis terkenal tahun 1960 dan 1970-an.
"Pemerintah tidak perlu campur tangan terlalu jauh dengan kreasi dan ekspresi para seniman dan budayawan," lanjutnya.
Tugas pokok pemerintah, menurut salah satu nominasi capres PAN ini, adalah memperbaiki taraf hidup rakyat. "Pemerintah cukup fokus mengurus pendidikan gratis, kemiskinan, kesehatan, dan lapangan kerja. Ngapain ngeributin jaipongan?" tandasnya.
Lagi pula, imbuhnya, para seniman dan budayawan jauh lebih tahu dan bisa menempatkan diri. Karena itu pemerintah tidak perlu mengatur dan mengajari hal-hal yang tidak perlu.
"Saya lahir dan dibesarkan di dunia seni. Seniman tahu kapan dan di mana tari jaipongan dipentaskan. Di masjid jelas tidak mungkin tari jaipongan," kilah Dede.
Yang harus diwaspadai, menurut aktor laga ini, adalah justru budaya asing yang masuk ke Indonesia yang berpotensi merusak moral generasi muda. "Jaipongan itu kekayaan budaya bangsa ini. Seni budaya asing justru yang harus diwaspadai karena belum tentu cocok dengan masyarakat kita," terangnya.
Dede juga meyakinkan bahwa Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memiliki komitmen kuat memelihara dan memajukan seni budaya. "Percayalah sama saya, Pak Gubernur akan sama-sama dengan para seniman dan budayawan Jabar memelihara dan mengembangan seni budaya, termasuk jaipongan," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau agar gerakan tari jaipong mengurangi 3G (goyang, gitek, geol) dan menutupi ketiak. Imbauan itu dimaksudkan untuk mengantisipasi UU Pornografi. (sho/sho)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 00:52 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Jalur ke Arah Puncak dari Jakarta Ditutup untuk Kepentingan Evakuasi
-
Sabtu, 11/02/2012 00:15 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Sopir Bus Karunia Bakti Misterius, Diduga Terjepit
-
Sabtu, 11/02/2012 00:05 WIB
Korban Luka Kecelakaan Cisarua 47 Orang, Semua Dirujuk ke RS PMI Bogor
-
Jumat, 10/02/2012 23:52 WIB
RS PMI Bogor Rawat 7 Korban Luka Kecelakaan Maut
-
Jumat, 10/02/2012 23:29 WIB
Kecelakaan Maut di Puncak
Korban Luka di RS Paru Cisarua Kebanyakan Patah Tulang
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 23:13 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Maut Bertambah Jadi 14 Orang
-
Jumat, 10/02/2012 23:11 WIB
Komisi Pengawas PD Sudah Panggil Ruhut Sitompul & Ajeng Ratna
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

