Pemajuan Jam Sekolah
Bangun Pagi Sehat, Bangun Terlalu Pagi Tidak Sehat
Senin, 09/02/2009 16:47 WIB
Foto: Dok. detikcom
Jakarta -
Selama sebulan, Pemprov DKI Jakarta menerapkan peraturan jam masuk sekolah untuk mereduksi kemacetan di Jakarta. Namun setelah diuji coba, hasilnya banyak anak dan wali murid tidak setuju sebab melanggar hak anak.
Hal itu terangkum dari hasil pengaduan dan polling pemantauan jam masuk sekolah yang dilakukan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA).
Dari hasil pengaduan dan polling selama satu bulan, terdapat 300 keluhan dan pengaduan langsung baik melalui telepon dan email dari murid dan wali murid.
"Dari hasil polling sebanyak 25,81 persen yang menyatakan setuju, 71,77 persen yang menyatakan tidak setuju, dan 2,42 persen yang ragu-ragu," ujar Ketua Umum Komnas PA Seto Mulyadi di kantornya, Jl TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (9/2/2009).
Menurut Kak Seto, biasa dia disapa, dari hasil pemantauan ini ada 3 hal keberatan yang disampaikan masyarakat. Pertama, ada yang hanya menyampaikan keberatan jam sekolah dimajukan.
Kedua, berkurangnya jam istirahat akibat pemajuan tersebut. Ketiga, ada yang meminta kenapa tidak jam kantor saja yang dimajukan jam kerjanya kalau alasan untuk mereduksi kemacetan di Jakarta.
Karena itu, berdasarkan hal itu, lanjut Kak Seto, Komnas PA meminta pertama, agar mengkaji ulang kebijakan percepatan jam masuk sekolah di Jakarta dengan lebih memperhatikan hak-hak anak.
Kedua, melakukan kajian analisa dampak lingkungan dan analisa dampak sosial secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder agar kebijakan tata kota Jakarta tidak mengorbankan hak-hak anak atau menjadikan aktivitas anak khususnya jam sekolah adalah salah satu sumber kemacetan di Jakarta.
Ketiga, mendesak kepada Pemprov DKI untuk mendepankan kepentingan terbaik bagi anak dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan publik.
"Salah satu yang berbahaya dari pemaksaan ini, bangun pagi sehat namun bangun yang terlalu pagi tidak sehat," pungkas Kak Seto. (nik/nrl)
Hal itu terangkum dari hasil pengaduan dan polling pemantauan jam masuk sekolah yang dilakukan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA).
Dari hasil pengaduan dan polling selama satu bulan, terdapat 300 keluhan dan pengaduan langsung baik melalui telepon dan email dari murid dan wali murid.
"Dari hasil polling sebanyak 25,81 persen yang menyatakan setuju, 71,77 persen yang menyatakan tidak setuju, dan 2,42 persen yang ragu-ragu," ujar Ketua Umum Komnas PA Seto Mulyadi di kantornya, Jl TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (9/2/2009).
Menurut Kak Seto, biasa dia disapa, dari hasil pemantauan ini ada 3 hal keberatan yang disampaikan masyarakat. Pertama, ada yang hanya menyampaikan keberatan jam sekolah dimajukan.
Kedua, berkurangnya jam istirahat akibat pemajuan tersebut. Ketiga, ada yang meminta kenapa tidak jam kantor saja yang dimajukan jam kerjanya kalau alasan untuk mereduksi kemacetan di Jakarta.
Karena itu, berdasarkan hal itu, lanjut Kak Seto, Komnas PA meminta pertama, agar mengkaji ulang kebijakan percepatan jam masuk sekolah di Jakarta dengan lebih memperhatikan hak-hak anak.
Kedua, melakukan kajian analisa dampak lingkungan dan analisa dampak sosial secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder agar kebijakan tata kota Jakarta tidak mengorbankan hak-hak anak atau menjadikan aktivitas anak khususnya jam sekolah adalah salah satu sumber kemacetan di Jakarta.
Ketiga, mendesak kepada Pemprov DKI untuk mendepankan kepentingan terbaik bagi anak dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan publik.
"Salah satu yang berbahaya dari pemaksaan ini, bangun pagi sehat namun bangun yang terlalu pagi tidak sehat," pungkas Kak Seto. (nik/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

