Laporan dari Delft
Jaringan Kabel Bawah Tanah PLN Lebih Rapi dan Aman
Kamis, 12/02/2009 16:23 WIB
Delft -
Di Indonesia sudah jamak pemandangan kabel listrik bergelantungan mengganggu keindahan. Kabel bawah tanah yang lebih rapi dan aman seperti di Eropa harus mulai dipikirkan.
PLN sebenarnya sudah mulai memperhatikan kebutuhan instalasi kabel bawah tanah dan telah menginvestasikan sumber daya manusia (SDM) dengan menyekolahkan mereka ke luar negeri, termasuk ke Belanda.
Seperti dituturkan Edy Mu'tasim Billah, karyawan BUMN PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), melalui Dedy H.B. Wicaksono kepada detikcom, kabel bawah tanah memiliki keunggulan antara lain lebih indah secara estetika.
"Selain itu juga lebih aman misalnya terhadap gangguan petir, serta lebih bebas dari gangguan antara lain tersangkutnya layang-layang," demikian Edy, seusai presentasi penelitian tesis kelulusan masternya di Delft University of Technology, Belanda, Senin (9/2/2009).
Hanya saja seperti dalam banyak hal, perawatan terhadap kabel bawah tanah harus dilakukan secara baik.
Untuk itu, lanjut Edy, PLN sedari dini perlu memperhatikan pengambilan data secara terinci dari jaringan instalasi kabel bawah tanahnya, sehingga proses perawatan berbasis kondisi dapat dilakukan.
Perawatan berbasis kondisi seperti diuraikan Edy dalam tesisnya, dengan pengukuran Partial Discharge (PD) baik offline maupun online, memungkinkan manajemen aset yang lebih hemat dan lebih terarah, dibandingkan perawatan berbasis waktu, di mana pemeriksaan dilakukan secara periodik pada semua bagian sistem.
Sebagian besar jaringan listrik PLN saat ini menggunakan overhead line (kabel menggantung), karena instalasi kabel bawah tanah masih mahal, yakni 10 kali lipat.
"Namun penggunaan kabel bawah tanah akan semakin meningkat di masa depan, khususnya untuk kota-kota besar," demikian Edy, yang setelah pulang ke Indonesia akan bertugas di bagian perencanaan Jaringan Distribusi Jawa Barat. (es/es)
PLN sebenarnya sudah mulai memperhatikan kebutuhan instalasi kabel bawah tanah dan telah menginvestasikan sumber daya manusia (SDM) dengan menyekolahkan mereka ke luar negeri, termasuk ke Belanda.
Seperti dituturkan Edy Mu'tasim Billah, karyawan BUMN PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), melalui Dedy H.B. Wicaksono kepada detikcom, kabel bawah tanah memiliki keunggulan antara lain lebih indah secara estetika.
"Selain itu juga lebih aman misalnya terhadap gangguan petir, serta lebih bebas dari gangguan antara lain tersangkutnya layang-layang," demikian Edy, seusai presentasi penelitian tesis kelulusan masternya di Delft University of Technology, Belanda, Senin (9/2/2009).
Hanya saja seperti dalam banyak hal, perawatan terhadap kabel bawah tanah harus dilakukan secara baik.
Untuk itu, lanjut Edy, PLN sedari dini perlu memperhatikan pengambilan data secara terinci dari jaringan instalasi kabel bawah tanahnya, sehingga proses perawatan berbasis kondisi dapat dilakukan.
Perawatan berbasis kondisi seperti diuraikan Edy dalam tesisnya, dengan pengukuran Partial Discharge (PD) baik offline maupun online, memungkinkan manajemen aset yang lebih hemat dan lebih terarah, dibandingkan perawatan berbasis waktu, di mana pemeriksaan dilakukan secara periodik pada semua bagian sistem.
Sebagian besar jaringan listrik PLN saat ini menggunakan overhead line (kabel menggantung), karena instalasi kabel bawah tanah masih mahal, yakni 10 kali lipat.
"Namun penggunaan kabel bawah tanah akan semakin meningkat di masa depan, khususnya untuk kota-kota besar," demikian Edy, yang setelah pulang ke Indonesia akan bertugas di bagian perencanaan Jaringan Distribusi Jawa Barat. (es/es)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

