PKS Pertimbangkan Duet JK-Hidayat
Minggu, 22/02/2009 13:29 WIB
Jakarta -
Keputusan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla maju sebagai capres membuat peta politik nasional berubah. PKS yang selama ini diprediksi akan mempertahankan koalisinya dengan SBY mulai mempertimbangkan alternatif lain.
Melihat peta politik yang demikian itu, PKS sedang mempertimbangkan untuk membangun koalisi dengan Partai Golkar dalam Pilpres mendatang. Duet JK-Hidayat pun dibahas serius di internal PKS.
"Kalau kami bisa menyandingkan JK dengan Hidayat Nurwahid (HNW), maka akan sangat bagus," kata Sekretaris Jenderal DPP PKS Anis Matta kepada detikcom, Minggu (22/2/2009).
Menurut Anis, partainya menyambut baik kesiapan JK yang akan mencalonkan diri sebagai capres bersaing dengan SBY dan Megawati. Langkah JK itu akan menjadikan masyarakat semakin bergairah dalam menentukan pilihannya karena banyak calon.
"Itu bisa membuka pilihan-pilihan baru bagi masyarakat. Saya menghargai dan menyambut positif kesiapan beliau," papar Anis usai acara bedah buku karyanya berjudul 'Serial Cinta' di Makassar, Minggu (22/2/2009).
Anis menilai duet JK-Hidayat akan menjadi perpaduan yang ideal. Alasannya, kedua figur merupakan tokoh yang merepresentasikan kekuatan Jawa dan luar jawa, partai
nasionalis dan partai Islam.
Namun demikian, Anis belum bisa memastikan duet ini akan direstui oleh DPP PKS. Hal ini disebabkan PKS terikat kesepakatan internal bahwa masalah capres dan cawapres serta koalisi baru akan dibahas setelah pemilu legislatif. (yid/asy)
Melihat peta politik yang demikian itu, PKS sedang mempertimbangkan untuk membangun koalisi dengan Partai Golkar dalam Pilpres mendatang. Duet JK-Hidayat pun dibahas serius di internal PKS.
"Kalau kami bisa menyandingkan JK dengan Hidayat Nurwahid (HNW), maka akan sangat bagus," kata Sekretaris Jenderal DPP PKS Anis Matta kepada detikcom, Minggu (22/2/2009).
Menurut Anis, partainya menyambut baik kesiapan JK yang akan mencalonkan diri sebagai capres bersaing dengan SBY dan Megawati. Langkah JK itu akan menjadikan masyarakat semakin bergairah dalam menentukan pilihannya karena banyak calon.
"Itu bisa membuka pilihan-pilihan baru bagi masyarakat. Saya menghargai dan menyambut positif kesiapan beliau," papar Anis usai acara bedah buku karyanya berjudul 'Serial Cinta' di Makassar, Minggu (22/2/2009).
Anis menilai duet JK-Hidayat akan menjadi perpaduan yang ideal. Alasannya, kedua figur merupakan tokoh yang merepresentasikan kekuatan Jawa dan luar jawa, partai
nasionalis dan partai Islam.
Namun demikian, Anis belum bisa memastikan duet ini akan direstui oleh DPP PKS. Hal ini disebabkan PKS terikat kesepakatan internal bahwa masalah capres dan cawapres serta koalisi baru akan dibahas setelah pemilu legislatif. (yid/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Minggu, 12/02/2012 15:54 WIB
Pembobol ATM Milik Warga Australia di Kuta Dibekuk
-
Minggu, 12/02/2012 16:15 WIB
Malaysia Deportasi Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
-
579 Komentar
-
459 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

