
Usai Tikam Profesor Universitas Singapura, Mahasiswa RI Bunuh Diri
Senin, 02/03/2009 14:55 WIB
Prof Chan Kap Luk (Straits Times)
Singapura -
Aksi penikaman profesor terjadi di kampus Nanyang Technological University (NTU) di Singapura. Pelakunya diyakini seorang mahasiswa Indonesia yang kemudian ditemukan tewas bunuh diri di lingkungan kampus. Tidak disebutkan jati diri mahasiswa tersebut.
Pihak NTU mengeluarkan pernyataan atas peristiwa berdarah tersebut.
"Seorang mahasiswa tingkat akhir dari sekolah teknik elektro menikam seorang profesor pagi tadi, 2 Maret 2009. Mahasiswa tersebut kemudian melompat dari gedung. Ambulans dan polisi langsung dihubungi," demikian pernyataan NTU seperti dilansir harian Singapura, Straits Times, Senin (2/3/2009).
Mahasiswa tersebut dinyatakan telah meninggal. Keluarga mahasiswa dan profesor telah diberitahu pihak universitas mengenai kejadian tersebut.
Akibat penikaman itu, Profesor Chan Kap Luk, profesor Teknik Informatika di NTU harus menjalani operasi darurat. Pria berusia 40-an tahun itu mengalami luka-luka tusuk pada punggung dan lengannya. Saat ini kondisinya stabil.
"Universitas sangat terkejut dan bersedih atas apa yang telah terjadi," kata Presiden NTU, Dr Su Guaning.
"Masalah ini akan diselidiki secara mendalam. Komunitas universitas akan bersatu dalam masa sulit ini dan melakukan segenap upaya untuk membantu keluarga mahasiswa, profesor dan keluarganya serta mereka yang trauma dengan insiden ini," imbuh Guaning.
Pihak universitas saat ini tengah membantu polisi dalam penyelidikan kasus ini. (ita/iy)
Pihak NTU mengeluarkan pernyataan atas peristiwa berdarah tersebut.
"Seorang mahasiswa tingkat akhir dari sekolah teknik elektro menikam seorang profesor pagi tadi, 2 Maret 2009. Mahasiswa tersebut kemudian melompat dari gedung. Ambulans dan polisi langsung dihubungi," demikian pernyataan NTU seperti dilansir harian Singapura, Straits Times, Senin (2/3/2009).
Mahasiswa tersebut dinyatakan telah meninggal. Keluarga mahasiswa dan profesor telah diberitahu pihak universitas mengenai kejadian tersebut.
Akibat penikaman itu, Profesor Chan Kap Luk, profesor Teknik Informatika di NTU harus menjalani operasi darurat. Pria berusia 40-an tahun itu mengalami luka-luka tusuk pada punggung dan lengannya. Saat ini kondisinya stabil.
"Universitas sangat terkejut dan bersedih atas apa yang telah terjadi," kata Presiden NTU, Dr Su Guaning.
"Masalah ini akan diselidiki secara mendalam. Komunitas universitas akan bersatu dalam masa sulit ini dan melakukan segenap upaya untuk membantu keluarga mahasiswa, profesor dan keluarganya serta mereka yang trauma dengan insiden ini," imbuh Guaning.
Pihak universitas saat ini tengah membantu polisi dalam penyelidikan kasus ini. (ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
613 Komentar
-
504 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

