
KBRI Siap Urus Jenazah Mahasiswa Penikam Profesor Singapura
Senin, 02/03/2009 15:11 WIB
Foto: Strait Times
Jakarta -
Pihak Kedutaan Besar Indonesia di Singapura membenarkan ada mahasiswa Indonesia tewas bunuh diri setelah sebelumnya menikam profesornya. Namun identitas mahasiswa tersebut masih belum bisa diumumkan.
"Kami sudah dapat informasi dari kepolisian di sini. Ada mahasiswa bunuh diri setelah menikam profesornya. Sekarang ini sudah kita laporkan ke Jakarta. Kita baru mendapatkan akses besok untuk melihat secara langsung mayatnya," ujar salah pejabat protokoler konsuler Kedubes RI di Singapura, Djatmiko kepada detikcom, Senin (2/3/3009).
Menurut Djatmiko, identitas mahasiswa tersebut masih belum bisa dibuka. Lantaran pihak kepolisian Singapura masih menyembunyikan identitasnya. "Namanya sudah ada tapi belum kita disclose sekarang, baru besok. Kita harus ngecek dulu, belum sampai detil itu (alamat di Indonesia)," kata Djatmiko.
Dia menambahkan, KBRI di Singapura mendapat informasi tentang insiden ini dari pihak kepolisian setempat sekitar pukul 11.00 waktu setempat. "Saat ini kita belum tahu identitasnya. Masih ada di polisi," imbuhnya.
Djatmiko pun siap mengurus jenazah mahasiswa tersebut sampai tiba di Tanah Air, termasuk mengurusi segala administrasi saat mayat masih di Suingapura.
Peristiwa berdarah inu terjadi di kampus Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Seorang profesor Teknik Informatika ditikam oleh seorang mahasiswa tahun terakhir di kantornya pagi tadi. (anw/nrl)
"Kami sudah dapat informasi dari kepolisian di sini. Ada mahasiswa bunuh diri setelah menikam profesornya. Sekarang ini sudah kita laporkan ke Jakarta. Kita baru mendapatkan akses besok untuk melihat secara langsung mayatnya," ujar salah pejabat protokoler konsuler Kedubes RI di Singapura, Djatmiko kepada detikcom, Senin (2/3/3009).
Menurut Djatmiko, identitas mahasiswa tersebut masih belum bisa dibuka. Lantaran pihak kepolisian Singapura masih menyembunyikan identitasnya. "Namanya sudah ada tapi belum kita disclose sekarang, baru besok. Kita harus ngecek dulu, belum sampai detil itu (alamat di Indonesia)," kata Djatmiko.
Dia menambahkan, KBRI di Singapura mendapat informasi tentang insiden ini dari pihak kepolisian setempat sekitar pukul 11.00 waktu setempat. "Saat ini kita belum tahu identitasnya. Masih ada di polisi," imbuhnya.
Djatmiko pun siap mengurus jenazah mahasiswa tersebut sampai tiba di Tanah Air, termasuk mengurusi segala administrasi saat mayat masih di Suingapura.
Peristiwa berdarah inu terjadi di kampus Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Seorang profesor Teknik Informatika ditikam oleh seorang mahasiswa tahun terakhir di kantornya pagi tadi. (anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
611 Komentar
-
503 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 598.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

