Mabruri: Perkosaan Dilakukan Preman Jalanan, Bukan Ketua DPC PKS
Kamis, 05/03/2009 17:15 WIB
Jakarta -
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah Ketua DPC PKS Cantigi, Indramayu, Jawa Barat telah memperkosa siswi SMP. Royana, pria yang dilaporkan ke polisi itu bukan Ketua DPC PKS, melainkan anak jalanan yang baru beberapa hari 'nempel' di PKS.
"Tadi pagi saya sudah cek ke Ketua DPD PKS Indramayu, Pak Ruswa. Dia (Royana) bukan kader PKS.Jadi dia semacam preman jalanan yang sebulan ini bantu pasang atribut," ujar humas PKS Mabruri saat dikonfirmasi detikcom via telepon, Kamis (5/3/2009).
Mabruri juga membantah Royana menjabat sebagai Ketua DPC PKS Cantigi. Roy aktif bergabung dengan PKS cuma semingguan.
"Dia bukan Ketua DPC, tapi semacam anak jalanan yang bantu pasang atribut PKS dan baru seminggu ini," elak pria berkacamata ini.
Muatan Politis
PKS menduga ada muatan politis dalam kasus Royana. Kasus ini diduga terkait laporan Ketua DPD PKS Indramayu, Ruswa, melaporkan Bupati Indramayu ke polisi. Beberapa hari lalu, PKS melaporkan sang bupati memaksa PNS untuk memilih Partai Golkar. Pemaksaan ini terekam dalam sebuah video.
"Kemarin Pak Ruswa melaporkan Bupati Indramayu ke Panwaslu mengenai rekaman supaya PNS milih Golkar. Dan itu berita banyak ditayangkan di TV. Saya sudah wanti-wanti supaya hati-hati. Karena kemungkinan akan ada serangan balik," jelas Mabruri
"Yang jelas berita ini sudah kita klarifikasi. Tidak benar pelaku adalah Ketua DPC PKS," pungkasnya.
(anw/iy)
"Tadi pagi saya sudah cek ke Ketua DPD PKS Indramayu, Pak Ruswa. Dia (Royana) bukan kader PKS.Jadi dia semacam preman jalanan yang sebulan ini bantu pasang atribut," ujar humas PKS Mabruri saat dikonfirmasi detikcom via telepon, Kamis (5/3/2009).
Mabruri juga membantah Royana menjabat sebagai Ketua DPC PKS Cantigi. Roy aktif bergabung dengan PKS cuma semingguan.
"Dia bukan Ketua DPC, tapi semacam anak jalanan yang bantu pasang atribut PKS dan baru seminggu ini," elak pria berkacamata ini.
Muatan Politis
PKS menduga ada muatan politis dalam kasus Royana. Kasus ini diduga terkait laporan Ketua DPD PKS Indramayu, Ruswa, melaporkan Bupati Indramayu ke polisi. Beberapa hari lalu, PKS melaporkan sang bupati memaksa PNS untuk memilih Partai Golkar. Pemaksaan ini terekam dalam sebuah video.
"Kemarin Pak Ruswa melaporkan Bupati Indramayu ke Panwaslu mengenai rekaman supaya PNS milih Golkar. Dan itu berita banyak ditayangkan di TV. Saya sudah wanti-wanti supaya hati-hati. Karena kemungkinan akan ada serangan balik," jelas Mabruri
"Yang jelas berita ini sudah kita klarifikasi. Tidak benar pelaku adalah Ketua DPC PKS," pungkasnya.
(anw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
505 Komentar
-
437 Komentar
-
374 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

