Mengaku Kasatlantas, Anggota Polantas Pekanbaru Memeras Pulsa

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 09/03/2009 18:36 WIB
Pekanbaru - Ada-ada saja tingkah anggota Satlantas Poltabes Pekanbaru. Mereka memeras pulsa mengatasnamakan Kasat Lantas kepada pengendara sepeda motor yang bertabrakan.

Warga yang diperas biaya pulsa itu adalah Samsul Siregar, warga Pekanbaru. Dia sudah dimintai biaya pulsa Rp 300 ribu oleh dua anggota lantas. Selanjutnya seorang lantas lainnya meminta biaya pulsa kembali untuk Kasat Lantas sebesar Rp 200 dengan memberikan nomor HP.

Pemerasan ini terjadi saat Samsul (24) melintas di pertigaan Jl Ayani dan Juanda, Senin (9/03/2009) di Pekanbaru. Saat melintas, tanpa sengaja Samsul menyenggol pengendara sepeda motor lain yang ditumpangi seorang ibu. Atas kejadian itu keduanya sempat terjatuh. Namun tidak jauh dari lokasi tabrakan ringan ini ada pos Satlantas.

"Dari sana ada upaya perdamaian kedua belah pihak. Sebagai bentuk tanggungjawab Samsul memberikan uang Rp 250 ribu kepada ibu tadi untuk biaya pijit, karena memang tidak ada yang luka parah," cerita dari kakak Samsul yakni Ahmad Husein kepada detikcom.

Setelah membayar uang damai, lanjut husein, rupanya datang dua anggota Lantas yakni Anto dan Hendri. Dua anggota lantas ini lantas membawa Samsul ke Poltabes Pekanbaru di Jl Ayani yang hanya berjarak 200 meter dari lokasi tabrakan tadi. Sampai di kantor polisi, dua anggota Polantas itu lantas meminta uang pulsa.

Keduanya menyodorkan dua nomor HP Telkomsel. Nomor itu masing-masing 081269477308 minta isikan Rp 100 ribu, selanjutnya, 081376727042 minta jatah Rp 200.

"Adik saya menyodorkan kedua nomor HP itu dan langsung saya isikan. Tapi setelah itu ada nomor lain lagi minta isikan Rp 100 ribu yang juga milik anggota Polantas," kata Husein.

Setelah membayar, Samsul berharap persoalannya akan selesai. Rupanya selama di kantor polisi dia diancam akan ditahan. Karena itu seorang anggota Polantas lainnya menyodorkan nomor HP lainnya yakni 081264298808 minta isikan pulsa Rp 200.

"Nomor HP yang terakhir itu katanya milik Kasat Lantas. Itu perlu diisi agar kasusnya selesai. Tapi saya tak punya uang lagi," kata Husein. Sampai saat ini pihak Lantas Poltabes Pekanbaru belum bersedia melepas Samsul karena belum mengisi pulsa.

Detikcom yang mencoba menghubungi ke nomor yang disebut milik Kasat Lantas itu, ternyata aktif, Ketika ditanya, suara laki-laki memang mengaku sebagai Kasat Lantas.

"Iya saya Kasat," kata dia.

Saat diberitahukan bahwa yang menghubungi wartawan, lantas hubungan terputus. Berkali-kali dihubungi lagi, nomor tersebut tidak bersedia menerima telp.

Nomor tersebut, setelah ditelusuri detikcom, ternyata bukan milik Kasat Lantas AKP Ronal RR. Kuat dugaan anggota Polantas itu menjual nama atasannya untuk memeras meminta pulsa.

Kapoltabes Pekanbaru, Kombes Berty Sinaga ketika dihubungi berkali-kali tidak bersedia menerima.
(cha/irw)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel