Hidayat: Jangan Sampai Gara-gara Quick Count, Pemilu Kisruh
Kamis, 09/04/2009 11:05 WIB
Foto: Dok. detikcom
Jakarta -
Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mewanti-wanti lembaga quick count bersikap fair dalam mengumumkan hasil pemilu legislatif 2009. Diingatkan, jangan sampai hasil quick count menyulut kekisruhan pemilu.
"Imbauan saya karena mereka diizinkan oleh MK, untuk mengumumkan saya harap mereka jangan mengulang sistem quick count pada pemilu lalu. Di mana quick count dihadirkan untuk kepentingan dan atau untuk kepentingan partai tertentu," ujar Hidayat usai menyontreng di TPS 47 Kelurahan Jatimakmur Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/4/2009).
Menurut Hidayat, pada Pemilu 2004 lalu, quick count salah satu lembaga memasukkan data dari daerah basis partai tertentu. Sehingga pada akhrinya memberi kesan yang menang adalah partai tertentu.
"Ini tidak boleh terjadi lagi. Quick count harus betul-betul, mereka sudah diberi kewenangannya. Jangan manipulasi, hadirkan partai yang fair. Hadirkan dari mana juga," imbuh mantan Presiden PKS ini.
Karena sudah diberi kepercayaan oleh MK, lanjut Hidayat, maka quick count harus adil dan tidak berat sebelah terhadap partai tertentu.
"Sehingga ke depan lembaga quick count semakin terhormat keberadaannya. Terakhir, jangan sampai gara-gara quick count, pemilu di Indonesia, menjadi kisruh," pungkas Hidayat. (nik/iy)
"Imbauan saya karena mereka diizinkan oleh MK, untuk mengumumkan saya harap mereka jangan mengulang sistem quick count pada pemilu lalu. Di mana quick count dihadirkan untuk kepentingan dan atau untuk kepentingan partai tertentu," ujar Hidayat usai menyontreng di TPS 47 Kelurahan Jatimakmur Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/4/2009).
Menurut Hidayat, pada Pemilu 2004 lalu, quick count salah satu lembaga memasukkan data dari daerah basis partai tertentu. Sehingga pada akhrinya memberi kesan yang menang adalah partai tertentu.
"Ini tidak boleh terjadi lagi. Quick count harus betul-betul, mereka sudah diberi kewenangannya. Jangan manipulasi, hadirkan partai yang fair. Hadirkan dari mana juga," imbuh mantan Presiden PKS ini.
Karena sudah diberi kepercayaan oleh MK, lanjut Hidayat, maka quick count harus adil dan tidak berat sebelah terhadap partai tertentu.
"Sehingga ke depan lembaga quick count semakin terhormat keberadaannya. Terakhir, jangan sampai gara-gara quick count, pemilu di Indonesia, menjadi kisruh," pungkas Hidayat. (nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 17:35 WIB
Korban: Sebelum Jatuh, Sopir Teriak Rem Blong
-
454 Komentar
-
408 Komentar
-
364 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

